Aplikasi Fasilitas Kesehatan
27 May 2020
Baskoro Aris Sansoko

Sejak melandanya pandemi covid-19, telemedicine menjadi bentuk pelayanan kesehatan yang mulai banyak dipertimbangkan. Pertimbangan utama penerapannya adalah karena mampu berikan pelayanan kesehatan dari jarak jauh. Alhasil, pencegahan penelaran corona bisa dilakukan tanpa korbankan layanan kesehatan. Oleh karena itu, salah satu hal yang masih jadi pertanyaan adalah akankah BPJS biayai telemedicine.

Sebagai layanan yang sedang dalam proses menjadi tumpuan dalam layani pasien non covid-19, banyak pasien yang menanti BPJS biayai telemedicine. Tidak hanya pengguna BPJS, pengguna asuransi dari swasta pun juga menaruh harap yang sama. Sebab sampai hari ini di Indonesia biaya telemedicine harus merogoh kocek pribadi.

Jadi, mungkinkan BPJS biayai telemedicine?

Kemenkes Mendorong Kemungkinan BPJS Biayai Telemedicine

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengakui dan telah mensosialisasikan pentingnya telemedicine. Telemedicine tidak hanya membantu, tapi juga dinilai sebagai bagian esensial dalam hadapi krisis pandemi. Namun demikian, hingga hari ini telemedicine masih belum masuk bagian dari skema pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional dari BPJS.

Secara prinsip, Kemenkes mendukung BPJS biayai telemedicine. Hal ini sebagaimana yang dikatakan oleh Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes Vensya Sitohang, "Jadi sampai saat ini belum (pembiayaan telemedicine menggunakan JKN). Maka pemerintah perlu mendorong agar pembiayaan JKN ini salah satunya untuk telemedicine.”

Pembiayaan telemedicine oleh BPJS ini dilandasi banyak alasan. Alasan paling utamanya adalah untuk membuat telemedicine dapat diakses secara lebih merata oleh masyarakat Indonesia. Mengingat bahwa banyak lapisan masyarakat yang rela harus bergerak dalam jarak jauh untuk ke klinik demi dibiayai oleh BPJS.

Hal ini selaras dengan apa yang dikatakan oleh Country Director of UNDP di Indonesia, Christophe Bahuet, bahwa telemedicine dapat mendorong layanan kesehatan yang lebih inklusif. Sebab secara mendasar, masyarakat ingin kebutuhannya akan kesehatan terpenuhi dengan mudah.

Selain itu, telemedicine juga telah memiliki dasar hukum tentang penerapannya. Di Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2019 telah mengatur bagaimana telemedicine harus diterapkan. Oleh karena itu, keberadaan kepastian hukum perlu menjadi pendorong lebih lanjut bagi BPJS biayai telemedicine.

Bersama Masyarakat Dukung Asuransi Mengkover Telemedicine

Tidak cukup oleh pemerintah, masyarakat harus berperan aktif untuk mendorong dibiayainya telemedicine oleh asuransi. Tidak hanya BPJS, tapi juga asuransi-asuransi swasta lainnya. Anda sebagai faskes yang sediakan pelayanan telemedicine juga dapat berkontribusi agar BPJS dan asuransi lainnya biayai telemedicine.

Salah satu cara terbaik munculkan dorongan tersebut adalah dengan semakin memperluas penggunaan telemedicine. Semakin banyak lapisan masyarakat yang gunakan telemedicine, semakin besar peluang ia dibiayai oleh asuransi. Sebabnya sederhana, ketika ada suatu layanan yang diminati, ia juga akan mendorong orang-orang untuk rela membayar premi demi memperoleh layanan tersebut.

Dengan demikian, salah satu tugas penting faskes adalah meyakinkan dan buat masyarakat percaya untuk gunakan telemedicine. Hal ini tentu tidak mudah, tapi jika dilakukan bersama-sama tentu akan lebih terasa ringan. Mari berkolaborasi agar semakin banyak masyarakat luas mau gunakan telemedicine. Selain menjadi bagian dari solusi, Anda juga dapat memperoleh keuntungan banyak dari telemedicine.

Ikuti social media kami
Follow by Email1k
Facebook3k
YouTube5k
YouTube
LinkedIn2k
LinkedIn
Share
Instagram7k

Artikel terbaru

Lihat semua artikel
24 June 2021
Sistem Manajemen Keuangan Terbaik Untuk Penagihan Terbaik Faskes Anda
Sistem Manajemen Keuangan Terbaik Untuk Penagihan Terbaik Faskes Anda Memilih sistem manajemen keuangan untuk penagihan bisa jadi rumit. Ada begitu banyak pilihan yang berbeda, dan kita mungkin bingung apa yang harus dicari untuk membuat keputusan yang tepat. Dalam prakteknya, kita harus mempelajari semua yang perlu kita ketahui tentang software atau sistem manajemen keuangan untuk memudahkan [...]
Read More
23 June 2021
Manajemen Rumah Sakit yang Baik Tingkatkan Kunjungan Pasien
Manajemen Rumah Sakit yang Baik Tingkatkan Kunjungan Pasien Manajemen rumah sakit yang baik dapat menjadi pembeda dan juga meningkatkan kunjungan pasien. Dengan manajemen rumah sakit yang baik, kualitas perawatan pasien akan semakin meningkat. Dalam tatanan pelayanan, koordinasi antar departemen merupakan jiwa dari manajemen rumah sakit. Tidak hanya pelayanan langsung kepada pasien, manajemen rumah sakit berkaitan [...]
Read More
22 June 2021
Pantau BOR-LOS-TOI Faskes Secara Real Time
Pantau BOR-LOS-TOI Faskes Secara Real Time   Menghadapi era globalisasi yang ditandai dengan perubahan cepat dalam pelayanan kesehatan, pertumbuhan persaingan antar rumah sakit yang tajam serta kesempatan 'investasi perubahan', membutuhkan Sistem Informasi Manajemen faskes yang handal agar kita tidak tertinggal. Belum lagi di masa pandemi seperti ini, meningkatnya kasus positif Covid-19 dalam beberapa waktu belakangan, [...]
Read More
TRUSTMEDIS
© Copyright 2021 Trustmedis Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram