25 January 2021
chanafi@trustmedis.co.id

Lakukan Hal Ini Agar Manajemen Klinik Anda Lebih Optimal

 

Kondisi klinik saat ini menghadapi banyak tantangan termasuk resesi ekonomi, peningkatan perawatan, pasien yang tidak memiliki asuransi serta meningkatnya persaingan untuk layanan rawat jalan. Namun masih banyak Langkah yang bisa dilakukan manajemen klinik agar klinik berjalan lebih optimal. Manajemen klinik yang baik tentu saja akan berakibat pada meningkatnya kualitas pelayanan klinik. Tidak hanya itu, pengelolaan manajemen klinik yang baik juga dapat meningkatkan pendapatan klinik itu sendiri.

Para ahli industri mengatakan bahwa klinik yang ingin meningkatkan profitabilitas mereka dapat fokus pada optimalisasi manajemen. Berikut adalah 5 cara terbaik untuk meningkatkan profitabilitas klinik dengan mengoptimalkan manajemen klinik itu sendiri.

  1. Edukasi staf medis untuk menginformasikan biaya riil kepada pasien sebelum dilakukan tindakan medis

Salah satu langkah yang penting adalah melatih staf untuk menginformasikan kepada pasien lebih awal, tentang tahapan-tahapan penanganan atau pengobatan pasien dan menginformasikan berapa perkiraan biaya serta memastikan bahwa pasien akan sanggup untuk membayar tagihan mereka. Konsumen sekarang membutuhkan klinik yang menawarkan informasi biaya riil sebelum menyetujui layanan medis, yang merupakan satu kekurangan dan telah menjadi masalah tersendiri dalam manajemen rumah sakit di masa lalu.

“Ini juga mencakup hal seperti memperkirakan biaya dan menyediakan semua jalan untuk kemudahan dalam administrasi bagi pasien yang menggunakan asuransi dan memenuhi syarat” ujar Chad Sandefur, Direktur dan Healthcare Analyst di AArete, dikutip dari RevCycleIntelligence.com.

“Ini menjadi lebih penting sebagai cara konsumerisme terus tumbuh. Ini lebih dari sekadar pendaftaran. Ini lebih dari sekadar titik layanan. Sekali lagi, ini tentang penghindaran dari hutang dan kekurangan finansial pada pasien.” 

Persetujuan pasien untuk dapat melunasi tagihan klinik menjadi bagian penting dari manajemen siklus pendapatan, karena dapat membantu klinik untuk menghindari penagihan utang. Transparansi biaya juga merupakan bagian penting dari peningkatan komunikasi pasien.

  1. Kemudahan dengan metode pembayaran online

Memberikan pilihan kepada pasien untuk transaksi dalam mebayar tagihan, terintegrasi dengan berbagai macam metode pembayaran seperti transfer, visa/master, e-money (OVO, Dana, Linkaja, dll), hal ini dimaksudkan agar pasien merasa jauh lebih nyaman dan cepat dalam bertransaksi.

“Elemen lain melibatkan kemampuan rumah sakit untuk melayani pembayaran secara online” lanjutnya.

“Ketika Anda berpikir tentang pasien atau konsumen, mereka ingin memiliki sejumlah pilihan dan mereka ingin bertransaksi dengan nyaman. Ketika Anda memanfaatkan teknologi, ada evolusi dari siklus pendapatan. Lima atau enam tahun yang lalu, kami prihatin dengan bagaimana membuat tagihan lebih mudah. Sekarang mekanisme pembayaran telah dipercepat dalam hal pesan teks atau kemampuan pembayaran online yang bisa dilakukan dengan mudah”

  1. Memanfaatkan analisis data untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang siklus pendapatan

Analisis siklus pendapatan dan pemanfaatan data keuangan adalah kunci untuk membuat siklus pendapatan lebih terlihat. Pelaporan yang kuat disarankan untuk mengoptimalkan manajemen siklus pendapatan kesehatan. Agar dapat mengelola siklus pendapatan, pengukuran, dan analisis data dengan lebih baik akan menjadi keharusan. Pemantauan sistem untuk melacak kesehatan siklus pendapatan juga penting.

  1. Meningkatkan kemungkinan pasien membayar tagihan tepat waktu

Salah satu cara untuk meningkatkan manajemen siklus pendapatan adalah dengan menargetkan pasien untuk pembayaran tepat waktu. Hal ini juga dapat menurunkan beban biaya di klinik. Penggunaan teknologi untuk mendukung ini sangat disarankan, karena teknologi ini dapat memanfaatkan nilai kredit dan data keuangan lainnya dari rekaman tagihan pasien.

“Elemen keempat adalah tentang memanfaatkan kecenderungan pasien untuk membayar. Pada akhirnya tampak meningkatkan kemungkinan bagi staf kami untuk mengantisipasi di mana kita akan memiliki masalah pengumpulan” ia sebutkan.

“Apakah kami menargetkan pasien yang memiliki riwayat menjadi Frequent Flyer, kami harus lebih tepat waktu dalam hal mengenali apakah kami perlu mengizinkan mereka untuk konseling keuangan yang tepat atau apakah kami melakukan prediktabilitas pembayaran seputar nilai tagihan pasien”

“Pada akhirnya, Idenya adalah untuk memanfaatkan nilai kredit dan memanfaatkan pengalaman kita sehingga kita dapat mengidentifikasi diawal dimana terjadinya masalah, dan akhirnya kita menjadi fasilitas kesehatan terbaik dengan memanfaatkan teknologi” ia menyimpulkan.

  1. Melihat dan memperbarui proses secara teratur

Untuk manajemen siklus pendapatan yang optimal, penting untuk meninjau kembali proses harian untuk memastikan semuanya bekerja dengan lancar. Meskipun ada banyak kejadian terkait pekerjaan lainnya yang terjadi setiap hari dan mungkin lebih mudah untuk mengatasi masalah, lebih aman untuk mengoptimalkan manajemen siklus pendapatan melalui pendekatan preventif dengan memeriksa dan memperbarui proses teknologi secara teratur.

Gugus tugas lintas departemen atau kelompok strategi dapat membantu rumah sakit mengoptimalkan manajemen siklus pendapatan mereka, kata Sandefur. Jika tingkat penolakan terlalu tinggi, akan sangat membantu untuk menemukan penyebab dan menentukan solusi. Oleh sebab itu, penggunaan aplikasi fasilitas kesehatan online terbaik dengan pelayanan yang cepat akan sangat membantu manajemen klinik berjalan lebih optimal. 

Trustmedis, sebagai aplikasi kesehatan online nomor satu di Indonesia menjadi solusi utama untuki hal ini. Trustmedis menyediakan Sistem Informasi Manajemen (SIM) Klinik yang terintegrasi. Dengan SIM Klinik Trustmedis, pelayanan klinik terhadap pasien menjadi lebih efektif dan efisien. Trustmedis menawarkan sejumlah keunggulan antara lain, aplikasi berbasis web, tak perlu lagi repot instal aplikasi karena sudah bisa langsung dapat diakses dari mana saja dengan gadget Anda. Dari sisi user interface, ada sistem validasi sehingga dapat meminimalisir human error saat memasukkan data.

baca juga :Tak Takut Bencana, RM Tetap Aman dengan Cloud Server

Modul Farmasi Trustmedis juga memiliki fitur Stock Opname untuk memudahkan dalam pengaturan serta penginputan obat-obatan serta alat kesehatan lainnya yang ada di Apotek. Dapatkan aplikasi Trustmedis GRATIS untuk meningkatkan manajemen faskes anda dengan mengakses https://trustmedis.com/demo. Dengan menggunakan trustmedis, faskes akan mendapatkan kemudahan. Trustmedis memahami fasilitas kesehatan untuk tumbuh lebih cepat melalui penggunaan aplikasi teknologi automasi demi pelayanan pasien dan dokter yang lebih baik.

Coba Gratis Aplikasi

Ikuti social media kami
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]

Artikel terbaru

Lihat semua artikel
21 April 2022
5 Tips Sukses Bisnis Klinik Kecantikan di Era Digital
Bisnis Klinik Kecantikan Menjadi Peluang yang Menjanjikan Bisnis di industri kecantikan adalah salah satu bidang yang memiliki peluang usaha yang bagus dari waktu ke waktu. Menilik data dari Badan Pusat Statistika (BPS), bahwa pendapatan industri kecantikan mencapai Rp. 99,33 T pada tahun 2020. Dimana angka tersebut naik 2,29 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini tidak [...]
Read More
31 March 2022
Menilik Potensi Digital Health Bagi Layanan Kesehatan
Mengutip dari “Blueprint For Digital Health Transformation Strategy Indonesia 2024”, permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia adalah: Setidaknya 270 juta data Informasi medis masih tercatat secara manual. Banyaknya penyedia layanan kesehatan yang mengelola data kesehatan. Jutaan resep masih berdasarkan informasi individu yang tertulis di kertas. Banyaknya aplikasi kesehatan yang masih berdasarkan informasi individu. Tenaga kesehatan tidak [...]
Read More
29 March 2022
4 Keuntungan dari Patient-Centered Care
Patient-Centered Care (PCC) berfokus pada pasien dan kebutuhan individual khusus tentang layanan kesehatan, PCC dibutuhkan dan lahir untuk keamanan pasien.   Di Patient-Centered Care, kebutuhan spesifik individu dan hasil yang diinginkan merupakan alasan dibalik keputusan layanan kesehatan dan mengukur kualitas. Tujuan dari Patient-Centered Care adalah untuk mendorong pasien agar lebih aktif saat perawatan.   Namun, [...]
Read More
TRUSTMEDIS
© Copyright 2022 Trustmedis Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram