20 December 2021
chanafi@trustmedis.co.id

Laporan keuangan merupakan salah satu elemen penting suatu bisnis dan memberikan insight bagi pelaku bisnis.

Tanpa laporan keuangan, kita tidak bisa mengetahui perkembangan bisnis yang sedang dijalani.

Sistem akuntansi fakses lebih rumit dibandingkan sistem akuntansi sektor usaha lainnya. Sering kali dalam prosesnya terjadi kesalahan. Oleh karena itu, kesalahan dalam penyusunan laporan perlu dihindari agar laporan keuangan faskes yang dihasilkan akurat.

Kesalahan dalam membuat laporan keuangan:

1. Kesalahan pencatatan

Kesalahan pencatatan sering terjadi di lapangan. Ketidaktelitian menjadi penyebab utama. Misalnya, pasien membayar tunai, namun keliru menjadi pembayaran kredit. Hal ini berdampak pada jumlah hutang dan kas.

2. Kesalahan perhitungan harga pokok penjualan

Perhitungan HPP sering terjadi di unit farmasi sering terjadi kesalahan. Kesalahan biasanya terjadi di perhitungan harga dari PBF dengan atau tanpa pajak serta penentuan HNA yang kemudian berpengaruh pada HPP.

3. Kesalahan perhitungan persediaan barang

Di setiap akhir periode, faskes melakukan perhitungan persediaan barang baik barang habis pakai di poli atau unit lainnya dan stok fisik di unit farmasi. Perhitungan persediaan barang secara fisik mengacu pada laporan persediaan sebelumnya. Kesalahan perhitungan di akhir periode dapat berdampak pada neraca.

Faktor pemicu munculnya kesalahan di atas:

Kesalahan manusia atau human error, ketidakjujuran suatu pihak, dan kesalahan input dan interpretasi angka.

Nah, dalam proses bisnis faskes terdapat beberapa siklus transaksi sebagai acuan pembuatan laporan keuangan rumah sakit yang perlu dipahami oleh setiap karyawan.

Siklus transaksi di rumah sakit:

1. Siklus pendapatan -- terkait dengan pemberian jasa pelayanan kepada pasien dan penerimaan pembayaran pasien atau tagihan dari pihak lain.

2. Siklus pengeluaran -- terkait dengan pengadaan barang dan/atau jasa dan pelunasan utang dan kewajibannya.

3. Siklus pelayanan -- terkait dengan transformasi sumber daya rumah sakit. menjadi jasa pelayanan rumah sakit.

4. Siklus keuangan -- terkait dengan perolehan dan pengelolaan capital fund (dana modal), seperti modal kerja (sumber dana kas atau dana likuid lainnya) dan sumber dana jangka panjang.

5. Siklus pelaporan keuangan -- memperoleh data operasi dan akuntansi dari siklus di atas dan memprosesnya menjadi laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi.

 

Membuat laporan keuangan rumah sakit atau jenis faskes lainnya hendaklah akurat dan rinci. Jika tidak, akan berakibat fatal bagi proses bisnis rumah sakit yang hanya disebabkan salah pencatatan atau ketidakpahaman terhadap siklus transaksi. Dengan menggunakan sistem informasi manajemen Anda tinggal input angka di kolom yang tersedia di dalam sistem. Pembuatan laporan juga dilakukan secara otomatis dengan memasukkan filter sesuai kebutuhan. Misalnya, berdasarkan karyawan yang bertugas, shift, dokter yang bertugas, atau unit terkait. Dengan demikian, kesalahan pencatatan juga dapat diminimalisir dan laporan keuangan akan akurat.

Trustmedis, sebagai penyedia sistem informasi manajemen rumah sakit atau HIS menjadi pilihan yang dapat membantu Anda membuat laporan keuangan faskes. Anda dapat mempelajari selengkapnya tentang dashboard laporan rumah sakit di modul keuangan HIS Trustmedis. Dapatkan coba GRATIS menggunakan HIS Trustmedis untuk pengalaman pengelolaan faskes yang lebih baik.

COBA GRATIS

Ikuti social media kami
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]

Artikel terbaru

Lihat semua artikel
21 April 2022
5 Tips Sukses Bisnis Klinik Kecantikan di Era Digital
Bisnis Klinik Kecantikan Menjadi Peluang yang Menjanjikan Bisnis di industri kecantikan adalah salah satu bidang yang memiliki peluang usaha yang bagus dari waktu ke waktu. Menilik data dari Badan Pusat Statistika (BPS), bahwa pendapatan industri kecantikan mencapai Rp. 99,33 T pada tahun 2020. Dimana angka tersebut naik 2,29 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini tidak [...]
Read More
31 March 2022
Menilik Potensi Digital Health Bagi Layanan Kesehatan
Mengutip dari “Blueprint For Digital Health Transformation Strategy Indonesia 2024”, permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia adalah: Setidaknya 270 juta data Informasi medis masih tercatat secara manual. Banyaknya penyedia layanan kesehatan yang mengelola data kesehatan. Jutaan resep masih berdasarkan informasi individu yang tertulis di kertas. Banyaknya aplikasi kesehatan yang masih berdasarkan informasi individu. Tenaga kesehatan tidak [...]
Read More
29 March 2022
4 Keuntungan dari Patient-Centered Care
Patient-Centered Care (PCC) berfokus pada pasien dan kebutuhan individual khusus tentang layanan kesehatan, PCC dibutuhkan dan lahir untuk keamanan pasien.   Di Patient-Centered Care, kebutuhan spesifik individu dan hasil yang diinginkan merupakan alasan dibalik keputusan layanan kesehatan dan mengukur kualitas. Tujuan dari Patient-Centered Care adalah untuk mendorong pasien agar lebih aktif saat perawatan.   Namun, [...]
Read More
TRUSTMEDIS
© Copyright 2022 Trustmedis Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram