Aplikasi Fasilitas Kesehatan
14 October 2021
Wahyu Rizal

Mengurangi Kesalahan Pembacaan Resep dengan E-Resep

Permasalahan terkait obat masih sering terjadi di lapangan, antara lain pasien menerima obat yang salah, dosis yang tidak tepat, pasien mengalami efek samping obat, dan kejadian yang tidak diharapkan akibat terapi yang diterima. Penyebab terjadinya permasalahan tersebut salah satunya bermula dari kesalahan pembacaan resep yang dituliskan dokter kepada apoteker. Kesalahan pembacaan resep sering terjadi di lapangan karena masih banyak dokter yang menuliskan resep secara konvensional dengan tulis tangan. Seluruh komponen pada resep merupakan informasi penting dan tidak boleh ada kesalahan dalam interpretasi karena mencakup keamanan dan keselamatan pasien. Jiwa pasien bisa terancam. Nama obat, jumlah obat, dosis obat, dan aturan pakai obat harus tertulis dengan jelas dan mudah dibaca oleh bagian farmasi. Pasien harus menerima obat sesuai dengan yang dituliskan di resep.

E-resep menjadi solusi untuk mengantisipasi kesalahan interpretasi resep oleh bagian farmasi. Saat membuat e-resep melalui sistem, dokter mengisikan nama obat, bentuk sediaan, dosis, jumlah, aturan pakai, waktu pakai, dan cara pakai serta alergi yang dimiliki pasien. E-resep yang dituliskan secara otomatis akan langsung diterima oleh bagian farmasi untuk segera dilakukan skrining resep dan penyiapan obat. Bagian farmasi tidak perlu menerima resep kertas dan tidak akan merasa kesulitan dalam membaca tulisan dokter.

Manfaat e-resep selain mengurangi kesalahan pembacaan antara lain:

1. Mengantisipasi kehilangan resep

Kertas resep biasanya ukurannya kecil, sehingga ada kemungkinan resep tersebut terselip dan hilang. E-resep memungkinkan resep untuk langsung dikirim ke bagian farmasi dan tersimpan di dalam sistem. Bagian farmasi tidak perlu khawatir resep hilang karena bisa mengakses data resep kapan saja.

2. Mempercepat penyiapan obat

E-resep yang langsung diterima oleh bagian farmasi setelah dokter klik simpan melalui sistem, apoteker dapat segera menyiapkan obat tanpa harus menunggu pasien datang ke bagian farmasi membawa kertas resep.

3. Apoteker tidak perlu kesulitan memverifikasi resep 

Terkadang apoteker mengalami kesulitan dalam membaca tulisan tangan dokter yang menyebabkan mereka harus kembali menghubungi dokter untuk mengonfirmasi obat yang dituliskan dokter. Akibatnya, waktu penyiapan obat menjadi lebih lama. E-resep memungkinkan informasi obat tertulis dan terbaca dengan jelas tanpa harus diverifikasi ulang.

4. Menjamin keamanan dan keselamatan pasien

Pasien terhindar dari kesalahan pemberian obat, dosis, dan bentuk sediaan yang berpotensi membahayakan pasien. Oleh karena itu, e-resep juga dapat meningkatkan kepercayaan pasien.

5. Memberikan kemudahan akses histori pengobatan pasien

Apoteker juga membutuhkan data terkait obat-obat apa saja yang pernah diminum atau sedang diminum oleh pasien untuk kepentingan pertimbangan risiko terapi obat yang diterima pasien. Apoteker dapat mengakses histori pengobatan pasien dengan mudah melalui sistem dengan klik histori resep pasien terkait.

HIS Trustmedis memberikan solusi untuk mengantisipasi kesalahan pembacaan resep. Di dalam modul rawat jalan dari HIS Trustmedis terdapat fitur e-resep yang dapat dituliskan oleh dokter setelah memberikan pelayanan kesehatan ke pasien.

Fitur e-resep HIS Trustmedis menjamin apoteker dapat membaca resep dengan benar, menyiapkan obat dengan sesuai, dan pasien menerima obat sesuai resep pula. Tujuan terapi pasien dapat tercapai dan kesehatan pasien membaik. Gunakan HIS Trustmedis untuk klinik Anda sekarang juga. Coba gratis dan daftarkan fasilitas kesehatan Anda di https://trustmedis.com/demo atau hubungi Call Center 0811 34 1212. Trustmedis memahami fasilitas kesehatan untuk tumbuh lebih cepat melalui penggunaan aplikasi teknologi automasi yang terintegrasi demi pelayanan pasien dan dokter yang lebih baik. Jaga fasilitas kesehatan Anda dalam kondisi terbaik dan tumbuhkan bisnis Anda bersama kami.

Baca juga : Bagaimana Cara Membuat Sistem Rekam Medis Elektronik?

Ikuti social media kami
Follow by Email1k
Facebook3k
YouTube5k
YouTube
LinkedIn2k
LinkedIn
Share
Instagram7k

Artikel terbaru

Lihat semua artikel
2 December 2021
Laporan Keuangan Klinik atau RS, Selesai Dalam 1 Menit
Setiap fasilitas kesehatan pasti membutuhkan laporan seperti contohnya laporan keuangan klinik atau rumah sakit, sebagai tolak ukur kinerja, bahan evaluasi, dan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan bisnis serta rencana kinerja ke depan. Jenis-jenis laporan yang dibutuhkan kebanyakan faasilitas kesehatan: Laporan kunjungan pasien; Laporan pendapatan dari pelayanan dan farmasi; Laporan pendapatan faskes; dan Laporan keuangan secara [...]
Read More
26 November 2021
Rekam Medis Elektronik sebagai Wujud E-Kesehatan Nasional
Rekam Medis Elektronik sebagai Wujud E-Kesehatan Nasional Berdasarkan World Health Organization (WHO), medical record atau rekam medis didefinisikan sebagai suatu dokumen yang berisi informasi pasien terkait diagnosa, rencana terapi, pengobatan yang diterima, dan evaluasi kesehatan pasien secara keseluruhan. Mengutip dari Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269/MENKES/PER/III/2008 tentang rekam medis, rekam medis adalah berkas yang [...]
Read More
19 November 2021
Praktik Dokter Mandiri 67% Tutup Saat Pandemi, Benarkah?
Bila Anda sedang membaca artikel ini, besar kemungkinan saat ini Anda sedang menjalankan kegiatan praktik dokter mandiri dan mungkin artikel ini akan bermanfaat untuk Anda. Silahkan baca sampai akhir. Sudah menjadi rahasia umum bahwa 2020-2021 menjadi tahun pembantaian bisnis terbesar abad ini. Tidak sedikit jumlah UMKM yang terpaksa gulung tikar. Ketua Asosiasi UMKM, Ikhsan Ingratubun [...]
Read More
TRUSTMEDIS
© Copyright 2021 Trustmedis Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram