Aplikasi Fasilitas Kesehatan
24 March 2020
Baskoro Aris Sansoko

Penggunaan masker merupakan salah satu cara yang dipercaya dapat menangkal wabah corona yang akhir-akhir ini sedang marak di seluruh dunia. Simak beberapa hal dibawah ini yang harus Anda perhatikan dalam penggunaan masker saat wabah virus corona.

Siapa yang Dianjurkan Untuk Memakai Masker?

Berdasarkan anjuran Badan Kesehatan Dunia, WHO (World Health Organization), pemakaian masker dianjurkan untuk orang-orang yang sedang merawat pasien corona. Begitu juga dengan yang bekerja di wilayah dengan kemungkinan terpapar wabah corona yang tinggi seperti rumah sakit. Selain itu, orang yang sedang sakit seperti flu dan sering batuk atau bersin juga dianjurkan untuk menggunakan masker. Terutama jika sedang berada di tempat umum. Orang yang sehat sebenarnya sah-sah saja untuk memakai masker. Hanya saja, pemakaian masker sebenarnya tidak terlalu berefek apapun untuk melindungi diri Anda dari berbagai macam virus.

Tidak Berarti Kebal Virus

Faktanya, menggunakan masker bukan berarti kebal akan wabah corona, karena virus masih dapat ditularkan melalui partikel kecil. Penggunaan masker akan mampu menangkal virus jika dibarengi dengan gaya hidup higienis. Sebutlah mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand-sanitizer berbasis alkohol. Namun, penggunaan masker sangat penting bagi petugas medis. Ia dapat melindungi mereka saat merawat pasien, terutama pasien yang suspect corona.

Tipe Masker yang Dianjurkan

Jika Anda berpergian dari satu tempat umum ke tempat lainnya, maka menggunakan masker operasi surgical mask atau masker operasi sudah cukup. Selain itu, bagi Anda yang sakit flu dan sedang keluar rumah, Anda bisa menggunakan masker ini untuk melindungi orang-orang di sekitar Anda agar tidak tertular penyakit.

Sedangkan, bagi petugas medis yang mengalami kontak langsung dengan pasien corona atau berada di lingkungan rumah sakit dengan wabah corona, masker N95 adalah jenis masker yang dianjurkan. Masker N95 jauh lebih tebal dari surgical mask, dengan bentuk masker yang dapat melindungi hidung, pipi dan dagu dengan rapat. Berbeda dari surgical mask, orang yang menggunakan masker ini mungkin akan merasa sesak setelah beberapa saat karena bentuknya yang rapat.

Cara Penggunaan Masker Sesuai Standar WHO

Sebelum menggunakan masker, Anda harus mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand rub berbahan alkohol. Kemudian, gunakan masker dengan rapat dan pastikan tidak ada jarak antara wajah Anda dan masker yang Anda kenakan. Hindari untuk menyentuh masker saat Anda menggunakannya, karena berbagai macam bakteri, virus dan kotoran pasti akan menempel di bagian tersebut. Jika Anda sudah menyentuh masker secara tidak sengaja, pastikan untuk mencuci tangan untuk meminimalisir penyebaran wabah corona.

Selain itu, jika masker sudah terasa lembap, segera buang masker tersebut dang anti dengan yang baru. Jangan menggunakan masker bekas lebih dari sekali. Jika Anda hendak membuang masker, pastikan Anda sudah mengguntingnya menjadi dua bagian agar masker tersebut tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Prosedur Melepas Masker

Saat akan melepas masker, jangan melepasnya dengan menarik bagian depan. Lepaskan tali pengikat atau karet yang terkait di telinga Anda terlebih dahulu, kemudian potong masker menjadi dua dan letakkan di tempat sampah. Setelah itu, cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir atau gunakan hand sanitizer berbasis alkohol untuk mencegah penularan wabah corona.

Harap diingat, menggunakan maske tidak akan efektif untuk mencegah penularah wabah corona tanpa mencuci tangan dengan sabun atau alkohol. Selain itu, WHO juga menyarankan untuk melakukan social distancing sebagai salah satu cara yang jitu dibanding berkeliaran ke tempat umum meskipun sudah menggunakan masker. Semoga bermanfaat!

Ikuti social media kami
Follow by Email1k
Facebook3k
YouTube5k
YouTube
LinkedIn2k
LinkedIn
Share
Instagram7k

Artikel terbaru

Lihat semua artikel
24 June 2021
Sistem Manajemen Keuangan Terbaik Untuk Penagihan Terbaik Faskes Anda
Sistem Manajemen Keuangan Terbaik Untuk Penagihan Terbaik Faskes Anda Memilih sistem manajemen keuangan untuk penagihan bisa jadi rumit. Ada begitu banyak pilihan yang berbeda, dan kita mungkin bingung apa yang harus dicari untuk membuat keputusan yang tepat. Dalam prakteknya, kita harus mempelajari semua yang perlu kita ketahui tentang software atau sistem manajemen keuangan untuk memudahkan [...]
Read More
23 June 2021
Manajemen Rumah Sakit yang Baik Tingkatkan Kunjungan Pasien
Manajemen Rumah Sakit yang Baik Tingkatkan Kunjungan Pasien Manajemen rumah sakit yang baik dapat menjadi pembeda dan juga meningkatkan kunjungan pasien. Dengan manajemen rumah sakit yang baik, kualitas perawatan pasien akan semakin meningkat. Dalam tatanan pelayanan, koordinasi antar departemen merupakan jiwa dari manajemen rumah sakit. Tidak hanya pelayanan langsung kepada pasien, manajemen rumah sakit berkaitan [...]
Read More
22 June 2021
Pantau BOR-LOS-TOI Faskes Secara Real Time
Pantau BOR-LOS-TOI Faskes Secara Real Time   Menghadapi era globalisasi yang ditandai dengan perubahan cepat dalam pelayanan kesehatan, pertumbuhan persaingan antar rumah sakit yang tajam serta kesempatan 'investasi perubahan', membutuhkan Sistem Informasi Manajemen faskes yang handal agar kita tidak tertinggal. Belum lagi di masa pandemi seperti ini, meningkatnya kasus positif Covid-19 dalam beberapa waktu belakangan, [...]
Read More
TRUSTMEDIS
© Copyright 2021 Trustmedis Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram