19 November 2021
chanafi@trustmedis.co.id

Bila Anda sedang membaca artikel ini, besar kemungkinan saat ini Anda sedang menjalankan kegiatan praktik dokter mandiri dan mungkin artikel ini akan bermanfaat untuk Anda. Silahkan baca sampai akhir.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa 2020-2021 menjadi tahun pembantaian bisnis terbesar abad ini. Tidak sedikit jumlah UMKM yang terpaksa gulung tikar.

Ketua Asosiasi UMKM, Ikhsan Ingratubun mengatakan bahwa di tahun 2020 saja, setidaknya 30 juta pelaku UMKM terpaksa tutup gara-gara pandemi, menurun sekitar 50% dibandingkan jumlah pelaku UMKM pada tahun 2019.

Lantas apakah kejadian tersebut di atas ada hubungannya dengan kegiatan praktik dokter mandiri?

Sejatinya praktik dokter mandiri juga merupakan sebuah entitas bisnis berskala mikro. Sentimen yang terjadi pada perekonomian makro sedikit banyak juga pasti akan berdampak kepada kegiatan praktik dokter mandiri.

Hal ini diperkuat dengan data internal kami yang menyebutkan bahwa 67% kegiatan praktik dokter mandiri, terpaksa berhenti beroperasi selama pandemi.

Sad but true, but the show must go on.

Sekarang mari berkaca pada kondisi saat ini.

Nampaknya kita sudah bisa sedikit bernafas lega. Data dari Center for Systems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University menyebutkan pada bulan oktober 2021 ini kasus baru covid di Indonesia mulai melandai.

Ketua Asosiasi UMKM, Ikhsan Ingratubun juga kembali menyampaikan, bahwa kondisi pelaku UMKM saat ini mulai mengalami perbaikan. Sebagian sudah ada yang kembali berjalan menuju arah pemulihan dan sebagian lainnya masih terpuruk.

Tentu kami berharap bahwa kondisi pemulihan tersebut, saat ini juga sedang terjadi pada entitas praktik dokter mandiri Anda.

Beberapa waktu lalu memang kita tidak bisa berkutik, karena yang di lawan bukanlah kompetitor, tapi perubahan perilaku konsumen akibat pandemi.

Namun dari pembahasan di atas, keadaan hari ini tentu bisa jadi sebuah momentum untuk melakukan percepatan pertumbuhan usaha.

Tahun 2021 sudah akan segera berakhir

Apakah Anda sudah mempersiapkan strategi atau minimal memikirkan sebuah perubahan untuk meningkatkan pertumbuhan kegiatan praktik dokter mandiri Anda?

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menambahkan value praktik dokter mandiri Anda, seperti misalnya:
- Menambahkan fitur booking online untuk mempermudah pendaftaran pasien
- Menggunakan sistem antrian yang bisa dipantau online untuk menghindari pasien menunggu terlalu lama
- Menggunakan e-resep dan e-rekam medis untuk mempercepat sekaligus merpaikan operasional, dan lain sebagainya.

Kebetulan beberapa value di atas sudah terakomodir di dalam Health Infomation System/ Sistem Informasi Manajemen Trustmedis.

Baca juga: Sekarang Jamannya Kartu Pasien Digital

Saat ini kami juga sedang mengadakan promo guna membantu praktik dokter mandiri mendapatkan sistem dengan investasi yang lebih terjangkau. Tidak lebih mahal dari biaya parkir harian kendaraan Anda.

Jujur kami punya keraguan, apakah sistem kami bisa menjawab kebutuhan Anda? Namun jika Anda juga merasakan hal yang sama, kami sarankan Anda segera menghubungi tim sales representative kami. Anda bisa berdiskusi terkait kebutuhan Anda sekarang juga.

Silahkan menghubungi kami di nomor berikut:

+62811341212

Atau bila Anda saat ini sedang membaca melalui HP,
Anda bisa langsung klik tombol di bawah ini:

Hubungi Sekarang

Ikuti social media kami
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]

Artikel terbaru

Lihat semua artikel
21 April 2022
5 Tips Sukses Bisnis Klinik Kecantikan di Era Digital
Bisnis Klinik Kecantikan Menjadi Peluang yang Menjanjikan Bisnis di industri kecantikan adalah salah satu bidang yang memiliki peluang usaha yang bagus dari waktu ke waktu. Menilik data dari Badan Pusat Statistika (BPS), bahwa pendapatan industri kecantikan mencapai Rp. 99,33 T pada tahun 2020. Dimana angka tersebut naik 2,29 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini tidak [...]
Read More
31 March 2022
Menilik Potensi Digital Health Bagi Layanan Kesehatan
Mengutip dari “Blueprint For Digital Health Transformation Strategy Indonesia 2024”, permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia adalah: Setidaknya 270 juta data Informasi medis masih tercatat secara manual. Banyaknya penyedia layanan kesehatan yang mengelola data kesehatan. Jutaan resep masih berdasarkan informasi individu yang tertulis di kertas. Banyaknya aplikasi kesehatan yang masih berdasarkan informasi individu. Tenaga kesehatan tidak [...]
Read More
29 March 2022
4 Keuntungan dari Patient-Centered Care
Patient-Centered Care (PCC) berfokus pada pasien dan kebutuhan individual khusus tentang layanan kesehatan, PCC dibutuhkan dan lahir untuk keamanan pasien.   Di Patient-Centered Care, kebutuhan spesifik individu dan hasil yang diinginkan merupakan alasan dibalik keputusan layanan kesehatan dan mengukur kualitas. Tujuan dari Patient-Centered Care adalah untuk mendorong pasien agar lebih aktif saat perawatan.   Namun, [...]
Read More
TRUSTMEDIS
© Copyright 2022 Trustmedis Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram