13 December 2021
chanafi@trustmedis.co.id

Di sektor kesehatan tidak hanya laporan keuangan, tetapi juga laporan pasien rawat jalan, laporan tindakan pasien, laporan harian pasien rawat inap, dll. Tetapi juga ada rekapitulasi laporan rumah sakit. Apa itu?

Laporan yang telah disebutkan di atas nantinya akan diserahkan ke Kemenkes dalam bentuk rekapitulasi laporan (RL). Rekapitulasi laporan rumah sakit merupakan salah satu elemen penting bagi faskes untuk menunjukkan kualitas layanan. Terdapat 5 jenis formulir yang harus diisi oleh bagian sistem informasi di rumah sakit.

Akan tetapi, proses pelaporan rekapitulasi laporan ke Kemenkes sangat rumit. Selain itu, membutuhkan banyak data dalam satu laporan. Yuk, kita pahami dulu alur dan jenis form rekapitulasi laporan.

Alur pelaporan rekapitulasi laporan rumah sakit:

Berdasarkan juknis sistem informasi rumah sakit, rekapitulasi laporan rumah sakit ditujukan ke Dirjen Bina Upaya Kesehatan. Terdapat alur yang harus dipersiapkan sebelum mempersiapkan formulir.

  • Data registrasi pasien rawat inap

Dalam bentuk dokumen yang berisi data pasien yang menjalani layanan rawat inap, mulai dari identitas pasien, lama pasien rawat inap hingga cara pembayaran.

  • Sensus pasien rawat inap

Laporan sensus pasien rawat inap dilakukan setiap hari. Meliputi penghitungan seluruh jumlah pasien yang sedang menjalani rawat inap.

  • Rekapitulasi pasien rawat inap

Laporan harian pasien rawat inap yang berisi sensus harian pasien rawat inap selama satu bulan.

  • Rekapitulasi berdasarkan jenis layanan

Rekapitulasi jenis layanan dilakukan setiap bulan dan setiap jenis layanan yang dilakukan. Berbentuk formulir mirip dengan rekapitulasi harian rawat inap. Formulir berisi informasi pasien di rawat inap berdasarkan jenis layanan yang diterima.

  • Formulir data triwualan

Berupa form rekapitulasi dari akumulasi data pasien rawat jalan selama periode waktu tiga bulan.

Kemudian, terdapat 5 jenis form rekapitulasi laporan rumah sakit yang harus diserahkan saat pelaporan. Apa saja?

Jenis formulir rekapitulasi laporan:

  1. RL1 -- berisi data dasar rumah sakit, seperti profil, alamat, nomor izin, nomor customer care, dan lainnya.
  2. RL2 -- berisi data sumber daya manusia di faskes, yang dilaporkan setiap tahun.
  3. RL3 -- berisi data pelayanan medis dan non-medis yang dilakukan oleh faskes dan dilaporkan setiap tahun.
  4. RL4 -- berisi data morbiditas dan mortalitas pasin di faskes, yang dilaporkan setiap tahun.

  5. RL5 -- berisi data bulanan kunjungan pasien dan data 10 penyakit terbanyak yang ditangani dan dilaporkan secara periodik setiap bulan.

Seluruh alur dan formulir pelaporan ke Kemenkes cenderung rumit dan memakan waktu. Di samping itu, struktur dan format laporan hendaklah diatur sedemikian rupa agar memenuhi persyaratan.

Oleh sebab itu, faskes Anda disarankan untuk menggunakan sistem informasi terintegrasi, contohnya HIS Trustmedis. Dengan demikian, proses input data dan penarikan laporan lebih cepat, efisien, dan akurat. Format laporan di dalam HIS Trustmedis juga telah sesuai dengan persyaratan pelaporan rekapitulasi laporan rumah sakit.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang laporan dari modul dashboard HIS Trustmedis.
klik tombol di bawah ini

⏬⏬⏬⏬⏬

COBA GRATIS

Ikuti social media kami
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]

Artikel terbaru

Lihat semua artikel
21 April 2022
5 Tips Sukses Bisnis Klinik Kecantikan di Era Digital
Bisnis Klinik Kecantikan Menjadi Peluang yang Menjanjikan Bisnis di industri kecantikan adalah salah satu bidang yang memiliki peluang usaha yang bagus dari waktu ke waktu. Menilik data dari Badan Pusat Statistika (BPS), bahwa pendapatan industri kecantikan mencapai Rp. 99,33 T pada tahun 2020. Dimana angka tersebut naik 2,29 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini tidak [...]
Read More
31 March 2022
Menilik Potensi Digital Health Bagi Layanan Kesehatan
Mengutip dari “Blueprint For Digital Health Transformation Strategy Indonesia 2024”, permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia adalah: Setidaknya 270 juta data Informasi medis masih tercatat secara manual. Banyaknya penyedia layanan kesehatan yang mengelola data kesehatan. Jutaan resep masih berdasarkan informasi individu yang tertulis di kertas. Banyaknya aplikasi kesehatan yang masih berdasarkan informasi individu. Tenaga kesehatan tidak [...]
Read More
29 March 2022
4 Keuntungan dari Patient-Centered Care
Patient-Centered Care (PCC) berfokus pada pasien dan kebutuhan individual khusus tentang layanan kesehatan, PCC dibutuhkan dan lahir untuk keamanan pasien.   Di Patient-Centered Care, kebutuhan spesifik individu dan hasil yang diinginkan merupakan alasan dibalik keputusan layanan kesehatan dan mengukur kualitas. Tujuan dari Patient-Centered Care adalah untuk mendorong pasien agar lebih aktif saat perawatan.   Namun, [...]
Read More
TRUSTMEDIS
© Copyright 2022 Trustmedis Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram