Aplikasi Fasilitas Kesehatan
17 December 2021
Wanda Putri

Teknologi cloud computing bukan istilah baru di sektor kesehatan. Pandemi COVID-19 yang terjadi dua tahun terakhir meningkatkan tren pencarian teknologi cloud di internet terlebih untuk sektor kesehatan. Dampaknya, adopsi teknologi sistem cloud meningkat juga. Mengutip dari azure.microsoft.com, sistem cloud merupakan suatu teknologi seperti server, database, software, sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence) melalui internet "cloud" untuk menawarkan inovasi yang lebih cepat, fleksibel, dan terjangkau.

Dampak pandemi COVID-19 di Indonesia masih berlangsung, namun tidak semua sektor terpengaruh. Sektor teknologi dan kesehatan tampaknya termasuk dalam kategori tersebut. Hal tersebut menjadikan pasar yang menjajikan bagi penyedia sistem cloud computing.

Di situasi pandemi ini social distancing terus dilaksanakan hingga waktu yang belum bisa diprediksi yang menyebabkan sektor kesehatan harus memikirkan kembali terkait interaksi dokter-pasien dan tren yang juga berkembang seperti telemedis. Bayangkan apabila operasional faskes Anda masih manual. Lalu, bagaimana solusinya?

Sistem cloud merupakan solusi otomasi pelayanan pasien untuk mempercepat pelayanan kesehatan yang diberikan.

Lalu, apa keuntungan sistem cloud untuk sektor kesehatan?

1. Penyimpanan dan keamanan data pasien

Salah satu yang menjadi kekhawatiran ketika berbicara dengan cloud computing adalah jaminan keamanan meletakkan seluruh data pasien di server pihak ketiga. Tetapi jika implementasi penggunaan server pihak ketiga dilakukan dengan baik, sistem cloud dapat membantu meningkatkan keamanan data pasien bagi faskes.

Selain itu, karena seluruh data disimpan di cloud atau server, maka tidak perlu khawatir jika terjadi bencana alam atau kebakaran, faskes tidak akan kehilangan data pasien. Data pasien tetap bisa diakses kembali.

2. Kemudahan komunikasi antar tenaga kesehatan

Data pasien yang berisi riwayat kesehatan, diagnosa, alergi, dan terapi menjadi media komunikasi antar tenaga kesehatan. Dengan penyimpanan data pasien di sistem cloud, seluruh tenaga kesehatan dapat mengakses dengan mudah. Setiap poli atau departmen di faskes dapat melakukan pengiriman data dengan cepat. Dokter, perawat, dan apoteker tidak harus meninggalkan ruangan untuk mencari data pasien, data pasien bisa langsung diakses di komputer atau device lain yang digunakan.

3. Menghemat biaya operasional

Pengadaan sistem cloud umumnya sistem berlangganan. Dengan sistem berlangganan, faskes dapat menghemat biaya pembelian sistem,dan peralatan yang mahal. Maintenance dan backup data menjadi tanggung jawab penyedia server cloud, sehingga faskes tidak perlu lagi mengalokasikan dana untuk itu.

4. Meningkatkan kecepatan pelayanan pasien

Berkaitan dengan kemudahan dan kecepatan akses data pasien, tenaga kesehatan tidak perlu repot untuk mencari data pasien di gudang. Pasien bisa segera ditangani saat itu juga. Terapi yang diberika juga lebih akurat karena data yang tersimpan di dalam server cloud sudah pasti terbaca dengan jelas dan detail.

Memilih penyedia cloud computing yang tepat untuk faskes

Keputusan dalam memilih pihak ketiga sebagai penyedia sistem cloud bukan sebuah keputusan yang mudah bagi faskes. Dengan berkerja sama dengan pihak penyedia sistem yang memiliki sertifikasi standar keamanan data, faskes tidak perlu khawatir lagi untuk menyimpan data pasien di server cloud.

HIS Trutsmedis merupakan sistem yang berbasis cloud. Oleh karena itu, faskes direkomenkasikan menggunakan HIS Trustmedis untuk:

  1. Meningkatkan produktivitas dan pendapatan;
  2. Menghemat biaya operasional; dan
  3. Mengamankan data pasien.

Jika Anda ingin mengetahui bagaimana HIS Trustmedis membantu faskes Anda, silakan klik tombol di bawah ini untuk coba GRATIS aplikasi

COBA GRATIS

Ikuti social media kami
Follow by Email1k
Facebook3k
YouTube5k
YouTube
LinkedIn2k
LinkedIn
Share
Instagram7k

Artikel terbaru

Lihat semua artikel
27 January 2022
Keunggulan HIS Trustmedis sebagai Aplikasi Rumah Sakit
Aplikasi rumah sakit - Peralihan operasional manual di rumah sakit ke sistem digital (aplikasi rs online) memang tidak semudah membalikkan tangan, namun implementasi aplikasi rs bukan suatu ketidakmungkinan. Pertanyaan yang sering muncul di kalangan owner atau direksi faskes, Kenapa pakai sistem digital kalau staff sudah memiliki kualitas dan keahlian untuk menjalankan operasional faskes secara manual? [...]
Read More
25 January 2022
BPJS PCare Apa dan Kegunaannya?
BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memperbaiki pelayanan kesehatan di Indonesia dengan membentuk BPJS PCare dan resmi beroperasional pada tahun 2014.   Primary Care (PCare) adalah salah satu aplikasi dari BPJS Kesehatan yang menawarkan faskes tingkat pertama, seperti puskemas; klinik; praktek dokter mandiri; ataupun laboratorium rujukan peserta BPJS Kesehatan. Fungsi PCare telah sesuai dengan kebutuhan akses data [...]
Read More
22 January 2022
BPJS Aplicare 101!
42 adalah jumlah Rumah Sakit di Surabaya yang terintegrasi dengan BPJS Aplicare, yang terdiri dari: 41 Rumah Sakit telah mengupdate ketersediaan kamar secara rutin, 1 Rumah Sakit sedang proses integrasi data dan sistem.   Merupakan bentuk keterbukaan informasi tentang faskes baik tingkat 1 maupun tingkat lanjut, sistem ini dapat diakses oleh publik dan dapat diakses [...]
Read More
TRUSTMEDIS
© Copyright 2021 Trustmedis Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram