Aplikasi Fasilitas Kesehatan
4 January 2022
Wanda Putri

Stock opname di apotek - Setiap bisnis atau badan usaha memiliki SOP sendiri terkait stock opname.

Setiap faskes termasuk apotek memiliki sistem dan prosedur stock opname di apotek sesuai kebijakan dari apoteker penanggung jawab dan pemilik modal.

Dalam Permenkes Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek disebutkan bahwa stock opname di apotek merupakan suatu kegiatan audit wajib. Audit sendiri merupakan usaha untuk menyempurnakan kualitas pelayanan dengan pengukuran kinerja bagi yang memberikan pelayanan dengan menentukan kinerja yang berkaitan dengan standar yang dikehendaki. Tujuan dari audit di apotek adalah untuk menilai, mengevaluasi, menyempurnakan pelayanan kefarmasian. Selain itu, stock opname di apotek atau faskes lain dilakukan untuk mengetahui jumlah persediaan fisik di akhir periode akuntansi.

Kemudian muncul pertanyaan,

berapa kali harus melakukan stock opname di apotek?

Stock opname yang dilakukan di apotek merupakan salah satu audit wajib internal, maka penting dilakukan rutin. Tetapi, bukan berarti Anda harus melakukannya setiap hari. Anda bisa melakukan stock opname di faskes sebanyak tiga bulan sekali, enam bulan sekali, atau bahkan satu tahun sekali tergantung kebijakan di faskes Anda. Kegiatan stock opname akhir tahun biasanya dilakukan untuk mengetahui persediaan apotek secara menyeluruh dan menjadi landasan rancangan pengadaan stock tahun berikutnya. Jika faskes Anda memutuskan untuk melakukan stock opname setiap tiga atau enam bulan sekali, maka sebaiknya dilakukan penggabungan data di akhir tahun. Hal ini juga berlaku untuk faskes lain, seperti rumah sakit dan klinik.

Stock opname di faskes merupakan suatu kegiatan yang banyak menghabiskan waktu karena tidak jarang terjadi kesalahan.

Apa penyebab kesalahan stock opname?

1. Pengelolaan stock barang manual
Kami menemukan beberapa faskes masih menggunakan metode konvensional untuk mengelola stock di unit farmasi atau unit lainnya. Namun, pengelolaan stock secara manual tidak efisien dan potensi kesalahan karena human error cukup besar. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem digital agar pengelolaan dan stock opname di faskes lebih efisien.

2. Proses penerimaan barang manual
Berkaitan dengan poin 1, karena pengelolaan barang masih manual, maka proses penerimaan sediaan farmasi, alat kesehatan, atau barang lainnya juga masih manual. Hal ini menyebabkan data jumlah barang yang masuk maupun keluar terdapat selisih. Sistem digital masih menjadi solusi untuk permasalahaan ini.

3. Kesalahan dalam penggabungan data
Data hasil stock opname di rumah sakit atau faskes lainnya dari masing - masing unit harus dikumpulkan, dijadikan satu dokumen untuk kemudian direkap menjadi satu laporan stock opname.

Lalu, bagaimana solusinya?

Sistem digital yang terintegrasi adalah solusi dari permasalahan di atas.
Menggunakan sistem digital yang terintegrasi, transaksi penjualah akan secara otomatis mengurangi stock persediaan. Sedangkan jika ada barang datang stock persediaan akan bertambah secara otomatis. Dengan demikian, tidak ada selisih saat stock opname.

Jika Anda punya pertanyaan bagimana sistem HIS Trustmedis membantu Anda dalam melakukan stock opname di faskes, klik tombol di bawah ini

⏬⏬⏬

COBA GRATIS HIS Trutmedis

Ikuti social media kami
Follow by Email1k
Facebook3k
YouTube5k
YouTube
LinkedIn2k
LinkedIn
Share
Instagram7k

Artikel terbaru

Lihat semua artikel
27 January 2022
Keunggulan HIS Trustmedis sebagai Aplikasi Rumah Sakit
Aplikasi rumah sakit - Peralihan operasional manual di rumah sakit ke sistem digital (aplikasi rs online) memang tidak semudah membalikkan tangan, namun implementasi aplikasi rs bukan suatu ketidakmungkinan. Pertanyaan yang sering muncul di kalangan owner atau direksi faskes, Kenapa pakai sistem digital kalau staff sudah memiliki kualitas dan keahlian untuk menjalankan operasional faskes secara manual? [...]
Read More
25 January 2022
BPJS PCare Apa dan Kegunaannya?
BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memperbaiki pelayanan kesehatan di Indonesia dengan membentuk BPJS PCare dan resmi beroperasional pada tahun 2014.   Primary Care (PCare) adalah salah satu aplikasi dari BPJS Kesehatan yang menawarkan faskes tingkat pertama, seperti puskemas; klinik; praktek dokter mandiri; ataupun laboratorium rujukan peserta BPJS Kesehatan. Fungsi PCare telah sesuai dengan kebutuhan akses data [...]
Read More
22 January 2022
BPJS Aplicare 101!
42 adalah jumlah Rumah Sakit di Surabaya yang terintegrasi dengan BPJS Aplicare, yang terdiri dari: 41 Rumah Sakit telah mengupdate ketersediaan kamar secara rutin, 1 Rumah Sakit sedang proses integrasi data dan sistem.   Merupakan bentuk keterbukaan informasi tentang faskes baik tingkat 1 maupun tingkat lanjut, sistem ini dapat diakses oleh publik dan dapat diakses [...]
Read More
TRUSTMEDIS
© Copyright 2021 Trustmedis Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram