4 Keuntungan Patient-Centered Care

Patient-Centered Care (PCC) berfokus pada pasien dan kebutuhan individual khusus tentang layanan kesehatan, PCC dibutuhkan dan lahir untuk keamanan pasien.

 

Di Patient-Centered Care, kebutuhan spesifik individu dan hasil yang diinginkan merupakan alasan dibalik keputusan layanan kesehatan dan mengukur kualitas. Tujuan dari Patient-Centered Care adalah untuk mendorong pasien agar lebih aktif saat perawatan.

 

Namun, tujuan utamanya adalah meningkatkan hasil kesehatan individu dan pelayanan kesehatan juga mendapatkan manfaat melalui seberapa puas pasien, produktivitas dan moral anggota yang lebih bagus, mengurangi biaya pengobatan secara menyeluruh, dan lain-lain.

 

Dengan kata lain, pasien adalah mitra dari penyedia layanan kesehatan dan penyedia merawat pasien tidak hanya dari sisi perspektif klinis namun juga dari sisi emosional, mental, spiritual, sosial, dan keuangan.

 

Agar hal tersebut terwujudkan, tenaga kesehatan seperti dokter, ahli teknologi radiologi, dan penyedia layanan kesehatan lainnya untuk mengembangkan skill komunitas yang baik juga memenuhi kebutuhan pasien secara efektif.

 

Selain itu, PCC juga memerlukan layanan kesehatan untuk mengadvokasi pasien dan berusahan memberikan pengobatan yang aman.

 

PCC berkaitan dengan kepuasan pasien, perubahan gaya hidup yang disarankan & pengobatan yang ditentukan, dan hasil yang lebih baik dan hemat biaya.

 

Menurut jurnal What Is Patient-Centered Care? yang diterbitkan oleh Catalyst, Patient-Centered Care mempunyai faktor-faktor umum yang mempengaruhi bagaimana sistem kesehatan dan fasilitas dibentuk, dikelola, dan bagaimana perawatan diberikan yaitu:

 

  • Misi, visi, nilai-nilai, kepemimpinan, dan peningkatan kualitas mendorong sistem kesehatan untuk sejalan dengan tujuan PCC.
  • Pengobatan yang bersifat kolaboratif, koordinasi, dan mudah di akses.
  • Perawatan yang berpusat pada kenyamanan fisik dan emosional pasien.
  • Menghormati pilihan, nilai-nilai, tradisi budaya, dan kondisi sosial ekonomi pasien dan keluarganya.
  • Pasien dan keluarganya mempunyai peran dalam mengambil keputusan berhubungan dengan pasien dan sistem serta merupakan bagian dari tim pengobatan.
  • Memfasilitasi dan men-support kedatangan anggota keluarga saat pengobatan.
  • Tidak menyembunyikan informasi dan membagikan secara tepat waktu sehingga pasien dan keluarganya dapat membuat keputusan dengan benar dan aman.
  • Kenyamanan pasien seperti perawat harus memberikan perhatian khusus pasien yang mempunyai, menjalankan pengobatan, dan prognosis anxiety.

 

Baca Juga : Komponen Resep Dokter yang Perlu Anda Ketahui

 

Lalu, apa bedanya Patient-Centered Care dengan cara tradisional?

 

Menurut Dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro, MM, Komisi Akreditasi Rumah sakit, mengatakan menggunakan cara tradisional, dokter adalah unit sentral atau pusat dari model pelayanan kesehatan.

 

Patient-Centered Care Dapat Meningkatkan Kepercaraan Pasien

Sedangkan jika menggunakan Patient-Centered Care, tujuan dan nilai-nilai yang dipercaya pasien merupakan prioritas utama dan melibatkan keluarga pasien selama pengobatan.

 

Apa saja keuntungan menggunakan Patient-Centered Care?

  • Dengan PCC, perawatan tidak berfokus pada diagnosis pasien namun lebih berfokus pada masalah yang dialami pasien.
  • Menciptakan hubungan antara pasien dan dokter yang lebih mendalam. Seperti empati dan komunikasi dua arah, kontak mata, dan memudahkan dokter untuk mengidentifikasi gejala atau rasa sakit yang dialami pasien secara langsung.
  • Tidak hanya perawatan yang dapat disesuaikan tetapi obat-obatan yang dibutuhkan pasien juga dapat disesuaikan berdasarkan genetika pasien, metabolisme, biomarkers, sistem kekebalan tubuh, dan tanda-tanda lainnya.
  • Pasien diberikan otoritas untuk mengetahui siapa yang dapat berkunjung dan kapan.

Anda sebagai pemilik faskes tentunya ingin mengimplementasikan prinsip PCC di faskes Anda masing-masing dengan baik dan tepat. Namun, untuk melakukan hal tersebut Anda membutuhkan sistem informasi yang dapat menyajikan data-data pasien secara tepat dan cepat. Dimana, data-data tersebut dapat mendukung tenaga kesehatan untuk mengambil sebuah tindakan. Dengan SIM Trustmedis, hal tersebut dapat Anda lakukan dengan mudah dan cepat. Selain itu, SIM Trustmedis juga sudah terintegrasi dengan sistem BPJS yang akan mempercepat Anda dalam mengakses data pasien non-BPJS ataupun pasien BPJS

Coba Gratis Sekarang

Artikel terbaru

Lihat semua artikel
16 Agustus 2022
Mengetahui Cara Kerja Rekam Medis Elektronik

Perekaman secara elektronik adalah solusi tepat yang jauh lebih efisien dibandingkan perekaman konvensional. Rekam medis ini seringkali menjadi syarat penting yang diperlukan.

Read More
9 Agustus 2022
Strategi Pemasaran Rumah Sakit

Anda bingung bagaimana memasarkan rumah sakit dengan benar dan efisien? Simak ulasan ini, mengenai strategi pemasaran faskes yang tepat bersama Trustmedis!

Read More
3 Agustus 2022
Cetak Laporan SEP Secara Langsung dengan SIMRS Trustmedis

Cetak laporan SEP secara langsung dengan SIMRS Trustmedis tentu saja bisa mempermudah pasien dan meningkatkan pelayanan rumah sakit. Simak berikut!

Read More
TRUSTMEDIS
© Copyright 2022 Trustmedis Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram