Chat Sales
WhatsApp Sales Jadwalkan Demo

Cara Mudah Kelola Data dan Resume Medis Rumah Sakit

Data rumah sakit seperti resume medis dan juga laporan-laporannya sangat banyak jumlahnya. Resume dan laporan medis masih dikelola dengan cara yang manual yang memiliki banyak kekurangan.
5 Menit Baca
Diterbitkan 17 Februari 2021

(Panduan Praktis) Manajemen Data Resume Medis

Sebagai pemilik fasilitas kesehatan, kemampuan untuk melakukan pengelolaan rekam medis pasien sangat penting untuk memastikan operasi perawatan kesehatan yang efisien. Panduan ini akan memberi Anda wawasan yang berharga tentang pentingnya mengakses dan mengelola resume medis pasien, mengamankan akses dan penyimpanan, serta menerapkan sistem yang efektif untuk manajemen rekam medis di fasilitas Anda.

Pentingnya Manajemen Resume Medis

  • Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pasien

Mengelola rekam medis pasien memungkinkan penyedia layanan kesehatan memberikan perawatan yang dipersonalisasi dan berkualitas. Catatan yang komprehensif memberikan wawasan penting mengenai resume medis pasien, perawatan sebelumnya, alergi, dan informasi terkait lainnya, sehingga memastikan diagnosis dan perawatan yang tepat.

  • Pengambilan Keputusan yang Tepat

Akses yang mudah ke rekam medis pasien memfasilitasi pengambilan keputusan yang tepat. Dokter dapat meninjau perawatan, pengobatan, dan hasil tes yang lalu, sehingga memungkinkan mereka untuk membuat keputusan berdasarkan bukti dan menghindari duplikasi tes atau perawatan yang tidak perlu.

Baca juga : Rekam Medis Elektronik (Menurut PMK 24 Tahun 2022)

Proses Pengelolaan Rekam Medis

Pada dasarnya proses pengelolaan resume medis terdiri dari 5 langkah, yaitu : Assembling, Coding, Indexing, Analysis, dan Filling.

  • Assembling

Merupakan tindakan yang dilakukan dalam pengelolaan rekam medis untuk mengatur, menyusun, dan merapikan formulir dokumen resume medis. Hal ini mencakup mengorganisir urutan yang telah ditentukan untuk rekam medis rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Tujuannya adalah menjaga agar rekam medis tetap terjaga dan siap digunakan ketika dibutuhkan.

Setiap hari, petugas rekam medis menerima berkas rekam medis dari setiap unit pelayanan, melakukan perakitan/penyusunan ulang formulir rekam medis sesuai dengan urutan yang telah ditetapkan sebelumnya. Lalu, menghapus lembaran formulir yang tidak terpakai (jika ada), dan menyampaikan rekam medis yang telah dirakit ke bagian analisis

  • Coding

Penetapan kode dilakukan dengan menggunakan kombinasi huruf, angka, atau kombinasi huruf dalam angka yang mewakili data komponen. Dalam kegiatan pengkodean, termasuk pengodean diagnosis penyakit dan tindakan medis, yang kemudian diindeks untuk mempermudah penyajian informasi dalam mendukung fungsi perencanaan, manajemen, dan penelitian di bidang kesehatan. Tenaga rekam medis bertanggung jawab sebagai pemberi kode untuk memastikan akurasi kode yang digunakan.

Tujuan dari pemberian Kode Klasifikasi Penyakit yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah untuk mencapai keseragaman dalam penamaan dan klasifikasi penyakit, cedera, gejala, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan.

  • Indexing

Indeksasi merupakan kegiatan pembuatan tabulasi berdasarkan kode yang telah dibuat ke dalam indeks-indeks yang sesuai. Terdapat lima macam indeks, yaitu : indeks utama pasien, indeks dokter, indeks penyakit, indeks obat-obatan, dan indeks kematian.

  • Analysis

Kegiatan ini melibatkan penelitian terhadap rekam medis yang dihasilkan oleh staf medis dan tenaga medis lainnya, serta hasil pemeriksaan dari unit-unit penunjang. Hal ini bertujuan untuk memastikan kebenaran penempatan diagnosa dan kelengkapan rekam medis yang dapat dipertanggungjawabkan.

  • Filling

Merupakan kegiatan penyusunan rekam medis dilakukan pada area yang khusus untuk memfasilitasi penyimpanan dan pengambilan (pengambilan kembali) yang lebih efisien dan cepat. Pada dasarnya terdapat dua metode penyimpanan resume medis, yaitu : sentralisasi dan desentralisasi.

Sentralisasi merujuk pada penggabungan semua catatan medis seorang pasien, termasuk catatan kunjungan poliklinik dan catatan selama perawatan, menjadi satu entitas yang terintegrasi dalam penyimpanan berkas rekam medis. Sedangkan untuk desentralisasi adalah sistem penyimpanan formulir resume medis pasien, di mana dokumen resume medis rawat jalan, rawat inap, dan gawat darurat seorang pasien dipisahkan ke dalam folder/map yang berbeda dan disimpan di lokasi yang terpisah juga.

Masalah yang Akan Muncul Ketika Tidak Melakukan Manajemen Resume Medis dengan Baik

  • Pencarian Resume Medis yang Lambat

Jika di fasilitas kesehatan Anda masih menerapkan manajemen resume medis secara manual. Salah satu masalah yang paling banyak muncul adalah mengenai pencarian rekam medis yang lambat. Jika kondisinya sangat kritis, maka pencarian rekam medis dengan sistem manual ini tentu akan sangat menghambat proses penanganan pasien. Apalagi jika skala faskes Anda adalah skala faskes yang cukup besar, mencari rekam medis pasien dengan cara manual ini pasti akan sangat menyusahkan karena banyaknya tumpukan resume medis pasien yang Anda miliki.

  • Tulisan Tidak Terbaca dengan Baik

Adakalanya sulit untuk membaca tulisan diagnosa dokter yang dapat menyulitkan petugas koder dalam menentukan kode diagnosa. Bahkan terkadang dapat menyebabkan kesalahan dalam pemberian kode. Beberapa rekam medis dari ruang perawatan juga tidak mencantumkan diagnosa, sehingga petugas koder tidak dapat memberikan kode diagnosa. Akibatnya, berkas rekam medis harus dikembalikan ke ruang perawatan untuk dilengkapi, yang menghambat proses pengolahan berikutnya.

  • Resiko Resume Medis Hilang atau Rusak

Jika rekam dan laporan medis hilang atau rusak karena terjadi bencana. Hal ini mungkin akan menghambat proses penanganan. Jika seseorang memiliki rekam medis, mungkin ada beberapa step yang bisa di lewati saat dilakukan penanganan medis. Akan tetapi tanpanya, maka pemeriksaan harus dilakukan dari awal.

  • Resiko Data Resume Medis Tidak Lengkap

Hal ini kemungkinan besar bisa terjadi ketika proses pengisian resume medis masih dilakukan secara manual. Sistem yang masih manual, memiliki potensi human error seperti banyak formulir rekam medis yang tidak diisi oleh petugas medis (dokter, perawat dan penunjang lainnya). Menyebabkan informasi yang dibutuhkan tidak lengkap dan akurat.

Selain itu tentu ada sangat banyak kekacauan yang terjadi jika pengelolaan rekam medis dilakukan dengan buruk. Pastinya Anda tidak ingin menunggu terjadinya kesalahan dan masalah dari pengelolaan rekam medis yang buruk ini bukan?

Jika Anda ingin melakukan pengelolaan rekam medis ini dengan baik, maka pastikan Anda mulai mencari alternatif solusi untuk menghindari masalah hilangnya resume medis rawat jalan dan rawat inap pasien yang ada datang ke rumah sakit Anda. Salah satu rekomendasi alat pengelolaan data medis baik itu resume medis maupun laporan lainnya adalah dengan menggunakan sistem Rekam Medis Elektronik dari Trustmedis.

Sistem Rekam Medis Elektronik Trustmedis

Pengelolaan laporan dan resume medis dengan menggunakan Rekam Medis Elektronik ini menjadi lebih baik dan lebih murah. Pasalnya semuanya terintegrasi menjadi satu kesatuan serta memudahkan akses dan penyimpanan menjadi lebih mudah dan lebih rapi. Tidak hanya itu, Anda juga tidak perlu lagi menyiapkan ruangan khusus untuk berkas resume medis. Karena resume medis akan disimpan dalam penyimpanan berbasis cloud yang dapat diakses secara real-time.

Bagi Anda yang ingin mencari data pasien, maka fitur searching digital akan membuat pencarian data menjadi lebih mudah dan lebih cepat. Masalah data yang hilang juga merupakan hal yang bisa dikendalikan dengan menggunakan sistem RME ini. Hal ini mungkin dilakukan karena RME dari Trustmedis memiliki sistem keamanan yang sudah tersertifikasi ISO 27001.

Kabar baiknya, aplikasi laporan klinik HIS ini tidak hanya bisa digunakan untuk rumah sakit. Bagi Anda yang memiliki sip dokter dan ingin membuka praktek sendiri atau klinik, menggunakan sistem RME juga sangat memungkinkan bagi Anda.

Baca juga : Bagaimana Rekam Medis Berbasis Cloud Dapat Meningkatkan Kualitas Perawatan Pasien

Hal ini disebabkan karena Sistem Informasi Kesehatan Trustmedis memiliki banyak pilihan paket. Bagi Anda yang memiliki str dokter dan ingin membuka klinik sendiri, maka Anda bisa menggunakan paket perorangan yang ditawarkan oleh Trustmedis ini. Untuk Anda yang memiliki rumah sakit dan ingin mencoba kekuatan dan kemudahan dari sistem Trustmedis ini Anda juga bisa menggunakan aplikasi ini untuk coba-coba terlebih dahulu.

Kelebihan lain yang akan Anda rasakan dari penggunaan SIK dari Trustmedis adalah mengenai integrasi dengan sistem BPJS. Saat ini hampir setiap orang menggunakan layanan kesehatan BPJS untuk meringankan biaya mereka. Nah dengan menggunakan layanan dari SIK ini Anda bisa melakukan integrasi dengan sistem BPJS yang akan digunakan oleh konsumen Anda. Selain itu, SIK dari Trustmedis juga sudah tersertifikasi untuk melakukan integrasi dengan IHS SatuSehat milik Kemenkes.

Ingin tau lebih detail SIK Trustmedis, yuk jadwalkan demo dan daftarkan faskes Anda dengan cara Klik Tombol dibawah ini.

Kunjungi Trustmedis

Artikel terbaru

TRUSTMEDIS
© Copyright 2026 Trustmedis Indonesia
chevron-right