Chat Sales
WhatsApp Sales Jadwalkan Demo

Apa itu Grafik Barber Johnson dan Apa Manfaatnya

Untuk memberikan kenyamanan pada pasien, layanan kesehatan memerlukan grafik Barber Johnson. Lalu Apa itu grafik Barber Johnson dan apa manfaatnya?
4 Menit Baca
Diterbitkan 27 Juli 2022

Apa Itu Grafik Barber Johnson dan Manfaatnya dalam Layanan Kesehatan

Layanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya diukur dari kelengkapan pelayanannya saja, tetapi juga dari kenyamanan yang diberikan kepada pasien. Salah satu alat penting dalam meningkatkan kenyamanan pasien adalah Grafik Barber Johnson, yang memegang peranan krusial dalam mengelola efisiensi penggunaan tempat tidur di rumah sakit.

Mengenal Grafik Barber Johnson

Dikembangkan pada tahun 1973 oleh Barry Barber., M.A., PhD., Finst P., AFIMA bersama David Johnson, M.Sc, Grafik Barber Johnson merupakan metode efektif untuk memantau dan meningkatkan efisiensi pengelolaan tempat tidur di rumah sakit. Alat ini menggunakan empat parameter utama untuk mengukur dan menilai efisiensi penggunaan tempat tidur, yang sangat penting untuk menciptakan kenyamanan di bangsal perawatan.

Empat Parameter Grafik Barber Johnson:

  • TOI (Turnover Interval) sebagai sumbu horizontal, mengukur waktu antara penggunaan tempat tidur oleh pasien berikutnya.
  • AvLOS (Average Length of Stay) sebagai sumbu vertikal, menunjukkan rata-rata lama hari pasien menginap.
  • BOR (Bed Occupancy Rate) ditampilkan sebagai garis yang ditarik dari pertemuan sumbu horizontal dan vertikal atau titik 0,0 dan akan membentuk seperti kipas, menggambarkan persentase penggunaan tempat tidur.
  • BTO (Bed Turnover) sebagai garis bantu yang menghubungkan nilai AvLOS dan TOI, menunjukkan frekuensi penggunaan tempat tidur

BOR (BEd Occupancy Rate), AvLOS (Average Length Of Stay), TOI (Turn Over Interval), dan BTO (Bed Turn Over) di atas akan dipadukan dan berwujud garis pada grafik Barber Johnson. Berikut penjelasan mengenai keempat parameter tersebut!

BOR (Bed Occupancy Rate)

BOR ialah angka yang menunjukkan persentase tingkat penggunaan tempat tidur pada satuan waktu di bangsal (Unit Rawat Inap). Idealnya, standar nilai berdasarkan Barber Johnson untuk BOR ialah 70% hingga 80% (Source : Kemenkes RI). Apabila nilainya lebih tinggi dari 85%, maka pelayanan yang dijalankan kurang efektif.

Berikut sebab kurang efektifnya ialah :

  1. Tingginya beban kerja.
  2. Ruang kerja terbatas namun penggunaan tempat tidur berlangsung terus-menerus.
  3. Meningkatnya kualitas pasien memperoleh perawatan yang layak.
  4. Memperpanjang masa penyembuhan pasien.

Untuk menghitung BOR yang dicapai oleh bangsal di rumah sakit, bisa menggunakan rumus berikut : BOR = [hari perawatan/(jumlah tempat tidur x periode tersebut)] x 100%. Perlu dicatat bahwa tempat tidur bayi dan tempat tidur ekstra karena bencana dapat dihitung secara terpisah.

CTA SIMRS Trustmedis Terintegrasi

AvLOS (Average Length of Stay)

AvLOS (lama dirawat) adalah jumlah hari kalender dimana pasien mendapatkan perawatan inap di rumah sakit. Dihitungnya sejak tercatat sebagai pasien (admisi) hingga keluar (discharge). Keluarnya pasien bisa dalam keadaan hidup atau mati. Nilai idealnya ialah kurang lebih 3-12 hari.

Adapun rumus untuk menghitung AvLOS ialah : AvLOS = jumlah lama dirawat/[pasien keluar x (hidup + mati)].

Pada umumnya rumah sakit memisahkan perhitungan AvLOS pasien dewasa dan anak-anak dengan bayi baru lahir. Hal itu karena untuk menjaga agar pehitungan AvLOS lebih akurat.

TOI (Turn Over Internal)

TOI adalah data yang menunjukkan rata- rata jumlah hari sebuah tempat tidur tidak ditempati pasien (hari kosong). Biasanya hari kosong ini terjadi antara saat tempat tidur ditinggalkan oleh seorang pasien hingga digunakan kembali oleh pasien lain. Idealnya, nilai TOI ialah kisaran 1-3 hari.

Rumus untuk menghitung TOI ialah TOI = [(jumlah tempat tidur x periode) - hari perawatan]/jumlah pasien keluar.

BTO (Bed Turn Over)

BTO atau Throughput ialah rata-rata jumlah pasien yang menggunakan setiap tempat tidur dalam periode tertentu. Nilai BTO sangatlah membantu dalam menilai tingkat penggunaan tempat tidur di rumah sakit. Hal ini dikarenakan dalam dua periode bisa saja didapat nilai BOR yang sama tapi dengan nilai BTO yang beda.

Idealnya, nilai BTO minimal ialah 30 pasien dalam periode setahun. Atau jika dijelaskan secara rinci, setiap tempat tidur idealnya digunakan sebanyak 30 pasien selama setahun, dengan rata - rata waktu perawatan 12 hari. Nilai ideal BTO ini selaras dengan nilai standar ideal AvLOS. Rumus untuk menghitung BTO ialah : BTO = pasien keluar/jumlah tempat tidur tersedia.

Nah, setelah Anda mengetahui apa yang dimaksudkan sebagai grafik Barber Johnson, maka Anda juga harus tahu apa manfaatnya bagi layanan kesehatan. Simak ulasan selanjutnya agar Anda mengetahui secara lengkap apa itu grafik Barber Johnson dan apa manfaatnya!

Baca Juga : Bridging Trustmedis EMR dengan BPJS

Manfaat Grafik Barber Johnson

Dengan menggunakan grafik Barber Johnson, Anda tentunya akan mendapat manfaat maksimal guna meningkatkan kelayakan dan efisiensi fasilitas yang diberikan di rumah sakit Anda sebagai layanan kesehatan yang bermutu. Berikut manfaat grafik Barber Johnson tersebut!

  1. Membandingkan tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur di bangsal dari suatu unit dalam periode tertentu dari waktu ke waktu.
  2. Memonitor perkembangan pencapaian target efisiensi penggunaan tempat tidur di bangsal yang telah ditentukan dalam suatu periode tertentu.
  3. Membandingkan tingkat efisiensi penggunaan tempat tidur antar unit dalam periode tertentu dan memantau dampak dari suatu penerapan kebijakan terhadap efisiensi penggunaan tempat tidur di bangsal.
  4. Mengecek kebenaran laporan hasil perhitungan empat parameter efisiensi penggunaan tempat tidur di bangsal.
  5. Meneliti akibat perubahan kebijakan, seperti perubahan dalam bentuk relokasi tempat tidur di bangsal atau memperpendek length of stay, dan lainnya.

Permudah Analisis Barber Johnson dengan Trustmedis

Dengan Trustmedis, penghitungan grafik Barber Johnson untuk mengukur efisiensi layanan kesehatan Anda menjadi lebih mudah. Fitur canggih yang kami tawarkan memudahkan Anda dalam mengelola beberapa parameter kelayakan rumah sakit, sehingga Anda tidak perlu lagi kesulitan dalam analisis ini.

Trustmedis menyediakan laporan indikator statistik rumah sakit yang lengkap, memungkinkan Anda untuk mengakses informasi statistik rumah sakit yang esensial untuk perencanaan pendapatan dan pengeluaran. Data dikumpulkan setiap hari dari pasien rawat inap dan rawat jalan, membantu Anda memantau perawatan pasien dengan lebih efektif.

Menu Barber Johnson

Menu Barber Johnson

Dengan fitur Barber Johnson dari Trustmedis, Anda dapat menampilkan laporan selama satu periode (12 bulan), membantu meningkatkan efisiensi dan kelayakan fasilitas rumah sakit Anda.

Tampilan GBJ

Contoh Tampilan GBJ

Meningkatkan efisiensi rumah sakit berarti meningkatkan kenyamanan untuk setiap pasien. Dengan Trustmedis, Anda dapat mengelola fasilitas Anda dengan lebih efektif, memastikan setiap pasien ditangani dengan baik.

Tunggu apalagi? Gabung dengan kami sekarang juga! Coba demo gratis kami dan temukan kemudahan dalam menganalisis grafik Barber Johnson. Jadilah Rumah Sakit terbaik dengan fasilitas yang bermutu!

Kunjungi Trustmedis

Artikel terbaru

TRUSTMEDIS
© Copyright 2026 Trustmedis Indonesia
chevron-right