Chat Sales
WhatsApp Sales Jadwalkan Demo

Menjaga Kesehatan Mental Masyarakat Saat Wabah Corona

Dampak wabah corona pada kesehatan mental dan lima cara menjaganya menurut WHO, dari memilah berita hingga memberi dukungan positif.
3 Menit Baca
Oleh Baskoro Aris Sansoko
Diterbitkan 24 Maret 2020

Poin Utama

  • Menurut WHO dalam artikel, tekanan psikis saat wabah dapat berupa rasa takut, cemas, dan perubahan waktu tidur atau pola makan.
  • Hindari berita yang membuat khawatir, pilah informasi, dan jangan mudah percaya pada sumber yang belum kredibel.
  • Beri dukungan positif, jangan melabeli teman yang positif Covid-19 sebagai korban atau orang sakit, dan hargai tenaga paramedis.

World Health Organization (WHO) menyatakan Covid-19 sebagai pandemi. Istilah pandemi dimaknai sebagai wabah yang sudah menyebar ke berbagai negara. Beberapa bulan terakhir, dunia memang sedang disibukkan dengan penyebaran Covid-19. Salah satu hal yang terdampak adalah kesehatan mental saat wabah corona.


Perempuan bermeditasi di tepi jendela dalam cahaya alami

Foto: Pexels

Dampak Negatif Wabah Corona Terhadap Kesehatan Mental

Di Indonesia sendiri, masyarakat sudah mulai memasok cadangan makanan, membeli masker, hingga hand sanitizer. Melihat penyebaran virus yang semakin cepat diberbagai negara, masyarakat pun mulai mengalami kekhawatiran dan kepanikan. Berdasarkan keterangan World Health Organization (WHO) tekanan psikis di saat penyebaran wabah dapat berupa:

  • perasaan takut dan cemas mengenai kesehatan diri sendiri dan orang sekitar. Berita masif dan informasi mengenai meningkatnya orang positif Covid-19 di berbagai penjuru dunia dapat berpengaruh pada gangguan kecemasan
  • terjadi perubahan waktu tidur atau pola makan. Hal ini dapat disebabkan karena terlalu fokus dengan suatu peristiwa
  • memperburuk kondisi orang-orang dengan riwayat gangguan kesehatan kronis khususnya untuk para lanjut usia
  • Adanya peningkatan konsumsi alkohol, rokok, dan jenis narkoba lainnya

Menurut World Health Organization (WHO) menjaga kebersihan sekitar hingga tubuh dan etika batuk/bersin yang benar serta social distancing dapat mencegah penularan Covid-19. Namun menjaga kesehatan mental juga tidak kalah penting untuk mempertahnkan ketahanan tubuh.

Menjaga Kesehatan Mental Saat Wabah Corona

World Health Organization (WHO) menjaga kesehatan mental dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana seperti dibawah ini

Pertama, hindari melihat, membaca, dan mendengar berita yang semakin membuat anda khawatir atau kepanikan. Memilah informasi, jangan mudah percaya pada informasi yang sumbernya belum kredibel. Semakin sering melihat berita tentang Covid-19 meningkatkan kecemasan. Maka dari itu waspada tetap penting namun jangan terlalu terfokus pada berita dengan tema Covid-19 saja.

Kedua, Lindungi diri anda dan selalu berpikiran positif bagi orang lain. Memberikan dukungan positif dapat berdampak pada kesehatan diri sendiri dan orang sekitar. Selalu berpikir positif dan suportif dapat mempengaruhi rekan-rekan dan keluarga anda dalam menanggapi Covid-19.

Ketiga, jangan melabeli teman/kerabat positif Covid-19 sebagai “korban”, “orang sakit”, dan ”orang yang sembuh dari Covid-19”. Hal ini dapat memperburuk keadaan orang lain dan kesehatan psikis kita.

Keempat, selalu ambil sisi positif dari wabah ini. Ceritakan hal suportif mengenai orang yang berhasil sembuh dari Covid-19. Hal ini bertujuan agar tidak membuat orang disekitar termasuk anda semakin cemas.

Kelima, beri dukungan positif dan penghargaan bagi tenaga paramedis yang menangani Covid-19. Mulai dari pihak pemerintah hingga ke lini terkecil seperti tenaga kebersihan adalah orang-orang yang berjasa dalam menangani Covid-19.

Wabah ini memang cukup meresahkan dan menyebabkan kepanikan di segala penjuru dunia. Covid-19 merupakan bencana nasional non-alam. Merebaknya wabah ini bukanlah kesalahan dari pihak atau etnis dan negara tertentu. Peristiwa ini harus dihadapi bersama dengan pikiran positif dan tidak panik.

Maka dari itu, selain terfokus pada kesehatan fisik kita juga harus jaga kesehatan mental saat wabah corona agar tetap bantu sistem imun tubuh tetap kuat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa dampak wabah corona terhadap kesehatan mental?

Menurut WHO dalam artikel, dampaknya berupa rasa takut dan cemas, perubahan waktu tidur atau pola makan, serta peningkatan konsumsi alkohol, rokok, dan narkoba. Kondisi orang dengan riwayat gangguan kesehatan kronis, terutama lansia, juga dapat memburuk.

Bagaimana cara menjaga kesehatan mental saat wabah corona?

Artikel menyebut lima cara: menghindari berita yang membuat panik, melindungi diri dan berpikir positif, tidak melabeli orang yang positif, mengambil sisi positif, serta mendukung tenaga paramedis.

Mengapa orang yang positif Covid-19 tidak boleh dilabeli?

Menurut artikel, pelabelan seperti korban atau orang sakit dapat memperburuk keadaan orang lain dan kesehatan psikis kita.

Kunjungi Trustmedis

Artikel terbaru

TRUSTMEDIS
© Copyright 2026 Trustmedis Indonesia
chevron-right