Chat Sales
WhatsApp Sales Jadwalkan Demo

Yang Harus Diperhatikan Tentang Penggunaan Masker Saat Wabah Corona

Hal yang perlu diperhatikan soal masker saat wabah corona: siapa yang dianjurkan, jenis masker, cara memakai, dan cara melepasnya.
3 Menit Baca
Oleh Baskoro Aris Sansoko
Diterbitkan 24 Maret 2020

Poin Utama

  • Menurut anjuran WHO dalam artikel, masker dianjurkan bagi perawat pasien corona, pekerja di area berisiko tinggi, dan orang yang sakit.
  • Memakai masker bukan berarti kebal terhadap virus; masker perlu dibarengi gaya hidup higienis seperti cuci tangan.
  • Masker operasi dinilai cukup untuk tempat umum, sedangkan masker N95 dianjurkan bagi petugas medis yang kontak langsung dengan pasien.

Penggunaan masker merupakan salah satu cara yang dipercaya dapat menangkal wabah corona yang akhir-akhir ini sedang marak di seluruh dunia. Simak beberapa hal dibawah ini yang harus Anda perhatikan dalam penggunaan masker saat wabah virus corona.


Tumpukan masker medis sekali pakai berwarna biru

Foto: Pexels

Siapa yang Dianjurkan Untuk Memakai Masker?

Berdasarkan anjuran Badan Kesehatan Dunia, WHO (World Health Organization), pemakaian masker dianjurkan untuk orang-orang yang sedang merawat pasien corona. Begitu juga dengan yang bekerja di wilayah dengan kemungkinan terpapar wabah corona yang tinggi seperti rumah sakit. Selain itu, orang yang sedang sakit seperti flu dan sering batuk atau bersin juga dianjurkan untuk menggunakan masker. Terutama jika sedang berada di tempat umum. Orang yang sehat sebenarnya sah-sah saja untuk memakai masker. Hanya saja, pemakaian masker sebenarnya tidak terlalu berefek apapun untuk melindungi diri Anda dari berbagai macam virus.

Tidak Berarti Kebal Virus

Faktanya, menggunakan masker bukan berarti kebal akan wabah corona, karena virus masih dapat ditularkan melalui partikel kecil. Penggunaan masker akan mampu menangkal virus jika dibarengi dengan gaya hidup higienis. Sebutlah mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand-sanitizer berbasis alkohol. Namun, penggunaan masker sangat penting bagi petugas medis. Ia dapat melindungi mereka saat merawat pasien, terutama pasien yang suspect corona.

Tipe Masker yang Dianjurkan

Jika Anda berpergian dari satu tempat umum ke tempat lainnya, maka menggunakan masker operasi surgical mask atau masker operasi sudah cukup. Selain itu, bagi Anda yang sakit flu dan sedang keluar rumah, Anda bisa menggunakan masker ini untuk melindungi orang-orang di sekitar Anda agar tidak tertular penyakit.

Sedangkan, bagi petugas medis yang mengalami kontak langsung dengan pasien corona atau berada di lingkungan rumah sakit dengan wabah corona, masker N95 adalah jenis masker yang dianjurkan. Masker N95 jauh lebih tebal dari surgical mask, dengan bentuk masker yang dapat melindungi hidung, pipi dan dagu dengan rapat. Berbeda dari surgical mask, orang yang menggunakan masker ini mungkin akan merasa sesak setelah beberapa saat karena bentuknya yang rapat.

Cara Penggunaan Masker Sesuai Standar WHO

Sebelum menggunakan masker, Anda harus mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand rub berbahan alkohol. Kemudian, gunakan masker dengan rapat dan pastikan tidak ada jarak antara wajah Anda dan masker yang Anda kenakan. Hindari untuk menyentuh masker saat Anda menggunakannya, karena berbagai macam bakteri, virus dan kotoran pasti akan menempel di bagian tersebut. Jika Anda sudah menyentuh masker secara tidak sengaja, pastikan untuk mencuci tangan untuk meminimalisir penyebaran wabah corona.

Selain itu, jika masker sudah terasa lembap, segera buang masker tersebut dang anti dengan yang baru. Jangan menggunakan masker bekas lebih dari sekali. Jika Anda hendak membuang masker, pastikan Anda sudah mengguntingnya menjadi dua bagian agar masker tersebut tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Prosedur Melepas Masker

Saat akan melepas masker, jangan melepasnya dengan menarik bagian depan. Lepaskan tali pengikat atau karet yang terkait di telinga Anda terlebih dahulu, kemudian potong masker menjadi dua dan letakkan di tempat sampah. Setelah itu, cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir atau gunakan hand sanitizer berbasis alkohol untuk mencegah penularan wabah corona.

Harap diingat, menggunakan maske tidak akan efektif untuk mencegah penularah wabah corona tanpa mencuci tangan dengan sabun atau alkohol. Selain itu, WHO juga menyarankan untuk melakukan social distancing sebagai salah satu cara yang jitu dibanding berkeliaran ke tempat umum meskipun sudah menggunakan masker. Semoga bermanfaat!

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Siapa yang dianjurkan memakai masker saat wabah corona?

Menurut artikel, yang dianjurkan adalah orang yang merawat pasien corona, pekerja di area berisiko tinggi seperti rumah sakit, dan orang sakit yang sering batuk atau bersin.

Jenis masker apa yang dianjurkan?

Artikel menyebut masker operasi sudah cukup di tempat umum. Masker N95 dianjurkan bagi petugas medis, lebih tebal, dan dapat terasa sesak.

Bagaimana cara melepas masker menurut artikel?

Lepaskan tali atau karet di telinga terlebih dahulu tanpa menarik bagian depan, potong masker menjadi dua, buang ke tempat sampah, lalu cuci tangan.

Kunjungi Trustmedis

Artikel terbaru

TRUSTMEDIS
© Copyright 2026 Trustmedis Indonesia
chevron-right