Chat Sales
WhatsApp Sales Jadwalkan Demo

Prosedur Rawat Jalan Yang Benar

Pelayanan rawat jalan harus selaras dengan manajemen rawat jalan. Untuk itu tujuan dari rawat jalan harus tercapai.
3 Menit Baca
Diterbitkan 12 Februari 2021

Prosedur Rawat Jalan Yang Benar

Menjalankan usaha kesehatan seperti klinik memerlukan manajemen klinik yang baik. Dari mulai rawat jalan hingga rawat inap harus dilakukan dengan prosedur yang baik. Tentunya prosedur tersebut juga harus sesuai dengan disiplin ilmu manajemen klinik yang baik. Agar klinik rekan sejawat semakin diminati dan baik, maka ikutilah panduan berikut ini. 

Pelayanan rawat jalan harus selaras dengan manajemen rawat jalan. Untuk itu tujuan dari rawat jalan harus tercapai. Rawat jalan memiliki tujuan untuk mencapai kesembuhan. Dengan berbagai upaya pemulihan, pasien diharapkan bisa mencapai kesembuhan. Tujuan inilah yang harus ditanamkan oleh setiap tenaga medis sehingga rawat jalan dapat memberikan manfaat yang baik. 

Menentukan Jenis Pasien Rawat Jalan yang Sesuai

Untuk dapat mencapai pelayanan rawat jalan yang baik Anda harus mengikuti manajemen rawat jalan yang benar. Pada saat proses penerimaan pasien, pada dasarnya ada 4 pelayanan rawat jalan sesuai dengan manajemen rawat jalan.

Pasien Gawat Darurat

Yang pertama adalah gawat darurat. Pelayanan gawat darurat (emergency services) yakni untuk menangani pasien yang membutuhkan pertolongan segera dan mendadak.

Pasien Rawat Jalan Paripurna

Kedua pelayanan rawat jalan paripurna (comprehensive hospital outpatient services) yakni yang memberikan pelayanan kesehatan paripurna sesuai dengan kebutuhan pasien.

Pasien Rujukan

Ketiga pelayanan rujukan (referral services) yakni yang hanya melayani pasien-pasien yang dirujuk oleh sarana kesehatan lain. Biasanya untuk diagnosis atau terapi, sedangkan perawatan selanjutnya tetap ditangani oleh sarana kesehatan yang merujuk.

Pasien Bedah Jalan

Keempat pelayanan bedah jalan (ambulatory surgery services) yakni yang memberikan pelayanan bedah yang dipulangkan pada hari yang sama.

Baca Juga : 3 Manfaat Resume Medis Pasien Rawat Jalan Berbasis Cloud

Menerapkan Standar Pelayanan Rawat Jalan

Sesuai dengan manajemen rawat jalan, ada standar yang harus dilakukan oleh klinik. Standar ini sesuai dengan keputusan Kemenkes. Standar yang pertama yaitu dokter yang bekerja pada poli spesialis haruslah 100% dokter spesialis sesuai bidang. Menurut dirjen Yanmed (2006:34), penerimaan pasien rawat jalan dinamakan TPP RJ (Tempat Penerimaan Pasien Rawat Jalan).

Fungsi utamanya adalah menerima pasien untuk berobat ke poliklinik yang dituju masing-masing pasien tersebut. Prosedur penerimaan pasien dapat disesuaikan dengan sistem yang dianut oleh masing masing rumah sakit. Setiap rumah sakit atau klinik biasanya mempunyai peraturan tersendiri tentang standart layanan, tetapi semuanya harus mengacu pada perundang-undangan yang berlaku.

Masukan dari pasien juga merupakan hal yang penting. Kepuasan pasien terhadap layanan rumah sakit dan klinik harus menjadi perhatian karena pada dasarnya ada landasan hukum yang mengatur hak pasien yang harus dipenuhi oleh faskes. Itulah standar pelayanan yang harus dipatuhi setiap faskes. 

Semua layanan kesehatan termasuk rawat jalan harus memiliki standar mutu yang baik. Sarana dan prasarana juga harus disediakan dengan sangat baik. Petugas medis juga harus disesuaikan jumlahnya sesuai dengan rasio. Sebaiknya Anda mempersiapkan beberapa hal tadi untuk membuat klinik Anda semakin berkembang. Mulai dari sarana, konsultasi hingga perawatan akan menjadi lebih baik lagi. Hasilnya akan terlihat dengan banyaknya pasien yang datang kembali ke klinik atau pelayanan kesehatan Anda. 

Baca Juga : Tingkatkan Kepercayaan Pasien Rawat Jalan dengan SIMRS

Pelayanan Pasien Rawat Jalan dengan SIMRS/SIMKLINIK Trustmedis

Penggunaan SIM RS atau SIM Klinik juga akan mendukung proses layanan pasien, yakni demi membantu proses pendaftaran, pencatatan tindakan, penyimpanan data rekam medis maupun pembayaran tagihan. SIM Trustmedis salah satu aplikasi pengelolahan manajemen faskes yang sudah mengintegrasikan layanan antar unit di faskes.

Selain itu juga, dengan Trustmedis Anda bisa langsung mengirimkan data pasien rawat jalan Anda ke platform IHS SATUSEHAT. Karena SIMRS/SIMKLINIK Trustmedis selain sudah bridging dengan sistem BPJS juga sudah tersertifikasi untuk melakukan integrasi dengan IHS SATUSEHAT seperti gambar dibawah ini

kirim data ke IHS SATUSEHAT

Yuk segera ajukan demo gratis sekarang juga, dengan klik link yang ada dibawah ini!

Kunjungi Trustmedis

Artikel terbaru

TRUSTMEDIS
© Copyright 2026 Trustmedis Indonesia
chevron-right