Daftar Isi

Daftar Isi
Bagi rumah sakit daerah yang strategis di bawah naungan pemerintah provinsi, mencapai standar Rekam Medis Elektronik (RME) RSUD adalah penentu kualitas layanan. RSUD Dungus Madiun, RSUD Tipe C yang melayani Kabupaten Madiun sejak 1940 menyadari bahwa dokumentasi yang sepenuhnya manual di seluruh instalasi telah menjadi penghambat utama percepatan layanan. Kami akan menunjukkan bagaimana, sejak Juli 2024, RSUD Dungus menginisiasi transformasi digital menggunakan SIMRS Trustmedis. Studi kasus ini mengupas tuntas fitur kunci seperti integrasi Mobile JKN yang menghilangkan proses multi-aplikasi, membuktikan bahwa Trustmedis adalah solusi end-to-end untuk kepatuhan RME dan peningkatan efisiensi operasional.
RSUD Dungus Madiun, dengan 104 tempat tidur dan layanan vital seperti IGD hingga kamar operasi, menghadapi tekanan ganda: melayani volume pasien tinggi dan memenuhi standar kualitas terbaru. Ketergantungan pada dokumen fisik menjadi penghambat utama.
Tingkat Keparahan Masalah
Menurut Dr. Prila Dwi Wahyunintyas, Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Dungus, masalah utama sebelum Trustmedis adalah:
Kepatuhan RME: Adanya kebutuhan mendesak untuk bertransisi ke Rekam Medis Elektronik (RME) sesuai peraturan.
Menghadapi tantangan manual dan tuntutan RME, RSUD Dungus Madiun memilih SIMRS Trustmedis. Proses implementasi dimulai Juli 2024, berfokus pada integrasi end-to-end di semua layanan. Trustmedis dipilih karena kelengkapan fitur yang mempermudah kepatuhan regulasi dan meningkatkan efisiensi.
Proses Implementasi yang Efisien
Transisi ke digital menuntut koordinasi cepat, dan Trustmedis memfasilitasinya:
Fitur Kunci yang Berdampak
Fitur Trustmedis yang memberikan peningkatan efisiensi signifikan, khususnya di layanan pendaftaran:
Kelengkapan Akreditasi: Fitur-fitur SIMRS Trustmedis sudah sangat lengkap, mengakomodir semua kebutuhan data untuk proses akreditasi rumah sakit.
Transisi dari sistem manual ke Rekam Medis Elektronik (RME) RSUD Trustmedis segera memberikan hasil yang terukur, didorong oleh integrasi yang cerdas.
Kepatuhan Akreditasi: Rumah sakit mendapatkan kepercayaan diri karena fitur kelengkapan data yang sudah terakomodir di Trustmedis, mempermudah pemenuhan standar akreditasi.
BACA JUGA: Menkes Ungkap Berbagai Tantangan Penyelenggaraan JKN di Fasilitas Kesehatan
"Fitur Trustmedis yang sangat membantu di rumah sakit kami, salah satunya adalah aplikasi fingerprint pasien mobile JKN di Trustmedis. Jadi memang dari tugas pendaftaran tidak membuka dua aplikasi lagi, cukup menggunakan Trustmedis sudah bisa melakukan fingerprint. Juga ini memudahkan untuk antrian pasien." - Dr. Prila Dwi Wahyuningtyas, Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Dungus Madiun.
Studi kasus RSUD Dungus Madiun menegaskan bahwa investasi pada SIMRS Trustmedis adalah langkah strategis menuju efisiensi berkelanjutan. Mereka berhasil mewujudkan $100\%$ RME dari sistem full manual, menghilangkan kerumitan input ganda, dan memastikan setiap unit layanan dapat bergerak tanpa hambatan dokumen fisik. Trustmedis terbukti menjadi mitra vital yang tidak hanya memenuhi mandat regulasi, tetapi juga membebaskan staf untuk fokus pada peningkatan mutu layanan.
BACA JUGA: SIMRS Trustmedis Percepat Proses Billing RS Islam Malahayati Dari Jam Menjadi Menit
Jangan tunda kepatuhan RME dan terus terhambat oleh proses manual. Jika RSUD Dungus berhasil menghilangkan proses ganda dan mencapai 100% RME, Anda juga bisa. Pelajari cara SIMRS Trustmedis menjadi solusi end-to-end RME yang akomodatif terhadap akreditasi rumah sakit Anda.