[vc_row][vc_column][vc_column_text]Dalam pelayanan kesehatan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit, sudah pasti terdapat rekam medis. Mengetahui cara kerja rekam medis elektronik adalah hal penting bagi manajemen rumah sakit.

Perekaman secara elektronik adalah solusi tepat yang jauh lebih efisien dibandingkan perekaman konvensional. Rekam medis ini seringkali menjadi syarat penting yang diperlukan. Maka dari itu datanya harus disimpan dengan baik dan pastinya bisa diakses dengan mudah oleh pasien maupun pihak rumah sakit.

Anda bisa simak ulasan berikut ini mengenai perbedaan rekam medis elektronik dan rekam medis konvensional!

Mengetahui Cara Kerja Rekam Medis Elektronik dan Perbedaannya Dengan Rekam Medis Konvensional!

Sebelum membahas perbedaan antara rekam medis elektronik dan konvensional, sangat penting membahas mengenai apa itu rekam medis. Rekam medis pasien adalah bentuk dokumentasi detail yang tersusun dengan sistematis mengenai riwayat medis dan perawatan pasien dalam jangka waktu tertentu dari penyedia layanan kesehatan.

Rekam medis adalah sumber data mengenai kondisi pasien yang dapat dipercaya untuk melakukan tindakan lanjutan. Dengan adanya rekam medis akan memudahkan tenaga kesehatan untuk mengaplikasikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Daripada mengandalkan memori dari tenaga kesehatan yang bertugas.

Pentingnya rekam medis adalah sebagai rujukan dokter dalam pengambilan keputusan perawatan pasien. Rekam medis juga menjadi sarana komunikasi antar tenaga kesehatan yang menangani pasien. Seperti halnya perawat, dokter, apoteker, bidan, dan analisis laboratorium.

Dengan fungsi pentingnya tersebut, manajemen rekam medis pasien haruslah ditingkatkan. Agar bisa membantu evaluasi pasien dengan tepat dan merencanakan protokol pengobatan yang sesuai. Jika rekam medis disimpan secara terpisah dan sulit diakses.

Tenaga kesehatan tentu saja akan kesulitan melihat riwayat pasien, berpotensi mengakibatkan error dalam pengambilan keputusan, serta menghambat kecepatan dalam menangani pasien.

Perbedaan Antara Rekam Medis Elektronik dengan Rekam Medis Konvensional

Rekam medis elektronik menjadi solusi yang solutif untuk menanganinya. Anda bisa simak perbedaan rekam medis elektronik dan rekam medis konvensional di bawah ini, agar bisa memutuskan dengan matang untuk beralih menggunakan rekam medis elektronik dengan segera

Pengolahan Data dan Penyimpanannya

Perbedaan pertama antara rekam medis elektronik dan rekam medis konvensional adalah dalam pengolahan datanya. Di mana rekam medis konvensional cenderung memiliki data yang kurang lengkap. Penyimpanannya pun memerlukan ruang yang banyak dan otomatis memakan banyak tempat. Selain itu, dalam pembuatan data rekam medis konvensional tingkat resiko adanya redudansi data menjadi tinggi yang disebabkan oleh human error.

Sedangkan rekam medis elektronik pengolahan datanya sangat mudah. Biasanya pada rekam medis elektronik sudah terdapat format yang sama bisa digunakan untuk semua pasien yang dapat memudahkan pengisian data. Penyimpanannya pun sudah menggunakan penyimpanan database di dalam server yang aman dan tidak membutuhkan ruang yang banyak.

Berbagi Data

Ketika menggunakan rekam medis konvensional, tentu saja diharuskan mencetak kembali data yang sudah ada. Dan hal ini memerlukan waktu dan menjadi tidak efisien, tidak bisa dilakukan dengan praktis. Berbeda dengan rekam medis elektronik, yang dapat diakses dengan mudah kapan saja dan di mana saja menggunakan sistem berbagi otomatis yang sudah terlindungi privatisasinya.

Aksesbilitas

Berhubungan dengan poin sebelumnya, data rekam medis konvensional sudah pasti disimpan di rumah sakit tertentu, di tempat pasien dirawat, dan pastinya tidak bisa kapan saja diakses. Ini harus melalui prosedur tertentu yang mengikat dan rumit.

Berbeda dengan rekam medis elektronik yang tersimpan dalam sistem, tentu saja bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Prosedurnya juga sangat mudah dan praktis. Dikarenakan, tidak membutuhkan tempat fisik untuk menyimpan maka rekam medis elektronik akan tetap tersimpan dengan aman ketika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan atau bencana.

 

Baca Juga : Hanya Mencatat Rekam Medis di Kertas Kini Tidak Cukup!

 

Dari perbedaan di atas, dapat dilihat dengan jelas, bahwa rekam medis elektronik jauh lebih menguntungkan. Baik untuk pihak rumah sakit maupun pihak pasien. Setelah mengetahui perbedaannya, maka Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara kerja rekam medis elektronik ini. Simaklah ulasannya berikut!

Mengetahui Cara Kerja Rekam Medis Elektronik Bersama Trustmedis

Rekam medis elektronik adalah bentuk digital dari riwayat pasien dan alur kerja klinis. Dengan sistem digital, sudah pasti akan mempercepat dan mempermudah manajemen rekam medis pasien.

Baik itu dalam penyimpanan maupun akses data, hilangnya dokumen yang tidak perlu lagi dialami oleh rumah sakit, karena sudah tersimpan dengan aman dan rapi.

Sebelum menggunakan rekam medis elektronik dan cara kerjanya, sangat penting memperhatikan peraturan berikut. Peraturan ini mengacu pada ISO 9001 – 2015 tentang Sistem Manajemen Mutu, Data, dan Dokumen, yang mana dokumen haruslah:

1. Data dari Rekam Medis Harus Akurat

Meski sudah menggunakan sistem yang canggih, random checking dan pengkinian data secara berkala haruslah dilakukan. Hal ini untuk meminimalisir redudansi data yang terjadi.

2. Pastikan Rekam Medis Tersimpan dengan Aman

Dalam proses penginputan data, tenaga kesehatan haruslah melakukan konfirmasi kevalidan data sebelum menyimpannya.

3. Terdapat Record dan Traceability

Tak hanya kemudahan dalam penyimpanan data, sistem yang tepat haruslah memiliki history atau rekam jejak aktivitas yang dilakukan. Mulai dari penyimpanan maupun perubahan data yang dilakukan.

4. Rekam Medis Harus Mudah Diakses

Dalam kemudahan akses, ada dua hal yang harus diperhatikan dengan seksama, yaitu data harus mudah dipahami penggunanya oleh tenaga kesehatan yang berwenang. Akses data ini tidak boleh mengganggu proses pelayanan, serta harus dilakukan dengan cepat.

5. Sudah Terintegrasi dengan Sistem BPJS

Sistem rekam medis elektronik dari Trustmedis sudah terintegrasi dengan sistem BPJS. Sehingga, dengan adanya integrasi ini Anda pemilik faskes tidak perlu melakukan double input ke dalam database BPJS.

 

Baca Juga : Efektifitas Pencatatan Rekam Medis SOAP dengan SIMRS

 

 

Dari semua ulasan di atas, tentu saja Trustmedis sudah memenuhi keseluruhan. Trustmedis sendiri adalah aplikasi digital yang sudah terintegrasi dengan berbagai macam pihak, termasuk Kemenkes. Maka dari itu, tidak diragukan lagi bahwa Trustmedis sudah memiliki standar yang sesuai.

Dengan melakukan rekam medis elektronik bersama Trustmedis, Anda bisa melakukan input data dengan mudah. Format yang sesuai kebutuhan pengamatan oleh tenaga kesehatan telah kami miliki.

Dengan format tersebut, akan lebih mudah dilakukan input data secara elektronik. Kerinciannya sudah terjamin dan pastinya mengurangi waktu Anda dalam pencarian datanya.

Anda juga bisa mengaksesnya dengan mudah di waktu yang genting. Selain itu, penyimpanan juga dilakukan secara otomatis setiap Anda membuka filenya. Mendiagnosis dan menentukan tindakan bisa dilakukan dengan mudah oleh tenaga kesehatan pada setiap pasien, baik pasien rawat inap maupun pasien rawat jalan.

Untuk pihak pasien yang ingin melihat rekam medis atau membutuhkannya sebagai syarat keperluan tertentu bisa dengan mudah mengaksesnya dari aplikasi Trustmedis. Rekam medis yang disediakan pun mudah untuk dipahami, karena untuk pihak pasien berisikan rangkuman yang telah disimpulkan oleh tenaga kesehatan yang menangani di rumah sakit.

Rekam Medis Trustmedis yang sudah dibekali dengan sistem penyimpanan berbasis cloud tentu saja akan membantu Anda mencatat dengan rapi rekam medis pasien. Peralihan data bisa dilakukan dengan lebih akurat bersama Trustmedis. Selain itu pencatatannya sudah pasti up-to-date serta lengkap. Penambahan rak penyimpanan juga tidak perlu dilakukan dan pastinya menghemat ruang.

Dengan klik saja, data bisa masuk dengan baik dalam aplikasi. Informasi pasien pun akan terekam dengan baik. Dan pasien juga tak perlu lagi membawa dokumen kemana – kemana. Hanya perlu membuka aplikasi Trustmedis dengan otomatis.

Tak hanya dari segi pencatatan dan penyimpanan rekam medis saja, Trustmedis juga sudah lengkap dengan sistem administrasi yang lainnya. Anda bisa dengan mudah menyediakan proses pendaftaran pasien hingga penanganannya secara otomatis.

Bukan hanya dapat mempermudah kerja pihak rumah sakit, Trustmedis juga mempermudah pasien dalam setiap layanan. Setelah Anda mengetahui cara kerja rekam medis elektronik bersama Trustmedis di atas, apa yang masih dibingungkan? Segera gabung bersama kami, dan tingkatkan pelayanan rumah sakit sekarang juga![/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Coba Gratis Sekarang

Artikel terbaru

Lihat semua artikel
7 September 2022
Sistem Triase di IGD Rumah Sakit

Triase adalah fungsi dasar yang harus ada di IGD rumah sakit, di mana kemungkinan besar banyak pasien yang akan datang pada saat yang sama.

Read More
2 September 2022
Analisis Pareto di Apotek

Diperlukan cara untuk melakukan efisiensi persediaan di apotek, salah satunya adalah dengan analisis pareto menjaga stok tetap efisien.

Read More
23 August 2022
Manajemen Pelayanan Pasien Rawat Inap

Anda bingung bagaimana memaksimalkan manajemen pelayanan pasien rawat inap agar bisa mendapat peningkatan kepuasan pasien? Trustmedis adalah solusinya!

Read More
TRUSTMEDIS
© Copyright 2022 Trustmedis Indonesia
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram